Misteri Kematian Michael Jackson dan Deteksi Energi 5 Elemen

ahg1Oleh: Aleysius H. Gondosari*

Kita dikejutkan oleh berita kematian Michael Jackson pada tanggal 26 Juni 2009 yang lalu. Menurut berita, kematian Jacko, panggilan akrab Michael Jackson, disebabkan oleh serangan jantung dan kholesterol. Sementara itu, ada dugaan lain bahwa penyebabnya adalah stres yang diobati dengan obat-obatan penenang. Berikut ini hasil analisis saya dengan metode Energi 5 Elemen terhadap keempat dugaan tersebut.

Indeks Sehat dari jantung, kholesterol, Stres, dan dan Indeks Manfaat obat-obatan penenang:

Indeks Sehat ini diukur dari energi sehat yang dipancarkan oleh manusia. Indeks Sehat untuk manusia berkisar dari -100 s/d +100. Bila negatif, berarti orang tersebut sedang sakit. Semakin besar angka negatifnya, berarti semakin sakit. Angka “0″ menunjukkan batas antara sehat dan sakit. Angka positif menunjukkan bahwa orang tersebut sehat. Semakin besar angka positifnya, berarti semakin sehat.

Bayi yang baru lahir akan mempunyai Indeks Sehat +100, karena masih mengkonsumsi susu ASI. Setelah 6 bulan akan turun menjadi +50, dan setelah 1 tahun biasanya turun menjadi +25. Orang dewasa biasanya mempunyai Indeks Sehat yang berkisar antara 0 s/d +25. Bila rajin mengkonsumsi makanan sehat, maka Indeks Sehat bisa meningkat hingga +50.

Indeks Sehat untuk penyakit bernilai negatif, mulai dari -1 s/d -100. Semakin tinggi angkanya, berarti semakin berat penyakitnya. Sebagai contoh, penyakit flu biasa berkisar dari -1 s/d -10. Sedangkan flu babi dapat mencapai -40, sehingga dapat menyebabkan kematian.

  • Indeks Sehat dari gangguan jantung berkisar dari -5 sampai dengan -25.
  • Indeks Sehat dari gangguan kholesterol berkisar dari -2 sampai dengan -25.
  • Indeks Sehat dari stres berkisar dari -1 sampai dengan -20.
  • Indeks Manfaat dari pengaruh negatif obat-obatan penenang terhadap kesehatan berkisar dari -1 sampai dengan -50.

Orang dapat meninggal bila Indeks Sehat mulai mencapai -50. Bila daya tahannya kuat, maka ia akan meninggal ketika Indeks Sehat mencapai -100. Dengan demikian, gabungan dua dari tiga penyebab di atas dapat menyebabkan kematian pada Michael Jackson. Gabungan dari gangguan jantung dan gangguan kholesterol sudah cukup membuat Jacko meninggal. Demikian pula, gabungan dari obat-obatan penenang dan gangguan jantung juga sudah cukup membuat Jacko meninggal.

Makanan sehat untuk stres:

Untuk mengatasi stres, kita dapat menghindari penggunaan obat-obatan penenang dengan cara menggantinya dengan makanan sehat. Kita dapat mengonsumsi makanan dengan energi sehat dan frekuensi sehat yang sesuai dengan elemen tertentu. Stres berasal dari otak dan saraf pada elemen Kesadaran dan elemen Ether (elemen ke-5). Pada saat stres, frekuensi otak akan meningkat menjadi 2 Hz sampai dengan 7 Hz. Ini menunjukkan otak sedang tidak tenang.

Frekuensi sehat otak pada saat tenang akan berkisar antara 1 Hz sampai 1/7 Hz. Semakin tenang, maka frekuensi akan semakin rendah, yaitu 1/5 sampai dengan 1/7 Hz. Oleh sebab itu, kita juga memerlukan makanan yang dapat menyehatkan otak dan saraf dengan frekuensi sehat 1/5 Hz, 1/6 Hz, dan 1/7 Hz. Makanan sehat yang cocok adalah:

  • Tape singkong segar: Indeks Manfaat untuk stres = +30, Indeks Kecocokan = +70%.
  • Tempe segar: Indeks Manfaat = +30. Indeks Kecocokan = +50%.
  • Mentimun segar: Indeks Manfaat = +20. Indeks Kecocokan = +50%.
  • Minuman Cincau: Indeks Manfaat = +50. Indeks Kecocokan = +100%.
  • Rumput Laut dan agar-agar: Indeks Manfaat = +30. Indeks Kecocokan = +50%.

Indeks Manfaat menunjukkan seberapa besar manfaat dari makanan sehat tersebut untuk meningkatkan Indeks Sehat manusia. Makanan sehat selalu mempunyai Indeks Manfaat yang positif.

Indeks Kecocokan menunjukkan tingkat kecocokan dari makanan sehat terhadap orang yang mengkonsumsi. Kecocokan +50% menunjukkan makanan sehat ini cocok pada kira-kira 50% orang. Makanan sehat umumnya mempunyai Indeks Kecocokan di atas 20%. Suplemen rata-rata mempunyai Indeks Kecocokan 0 s/d +5%. Sedangkan obat mempunyai Indeks Kecocokan yang lebih kecil, yaitu umumnya hanya 0 s/d +1%, yang berarti hanya cocok untuk dikonsumsi oleh orang tertentu saja yang memang sedang sakit dan memerlukan obat tersebut.

Makanan sehat kholesterol dan jantung:

Kholesterol dan jantung ada pada elemen Udara atau elemen ke-4. Dalam kondisi sehat, jantung akan mempunyai frekuensi sehat antara 1 sampai dengan 1/4 Hz. Jantung akan paling sehat pada frekuensi 1/4 Hz. Dalam kondisi tidak sehat, jantung akan mempunyai frekuensi antara 2 Hz sampai dengan 7 Hz. Oleh sebab itu, diperlukan makanan dengan energi sehat yang sesuai dengan elemen Udara dengan frekuensi sehat 1/4 Hz. Makanan sehat yang cocok dengan frekuensi 1/4 Hz adalah:

  • Tempe segar: Indeks Manfaat = +30. Indeks Kecocokan = +50%. Tempe segar mempunyai frekuensi sehat 1/6 Hz, 1/5 Hz, dan 1/4 Hz. Jadi selain untuk otak dan saraf, tempe segar juga bermanfaat untuk jantung.
  • Beras merah atau air tajin beras merah: Indeks Manfaat = +40. Indeks Kecocokan = +100%
  • Apel merah segar: Indeks Manfaat = +40. Indeks Kecocokan = +100%
  • Sawo segar: Indeks Manfaat = +40. Indeks Kecocokan = +50%
  • Alpukat segar: Indeks Manfaat = +30. Indeks Kecocokan = +40%

Salam Sehat Bahagia![ahg]

* Aleysius H. Gondosari adalah alumnus ITB tahun 1984, trainer bidang organisasi dan manajemen, penggemar fotografi, pengembang online business, dan sedang menulis buku tentang sehat secara alami dengan metode Energi 5 Elemen, yang juga dapat dilihat di www.5elemen.com. Aley tinggal di Jakarta dan dapat dihubungi melalui email: aleysiush[at]gmail[dot]com atau di nomor telepon: 0818116669.

VN:F [1.6.9_936]
Rating: 9.6/10 (7 votes cast)
VN:F [1.6.9_936]
Rating: 0 (from 0 votes)

Cara Menghilangkan Stres Secara Sehat dan Murah

ahgOleh: Aleysius H. Gondosari*

Selain lingkungan dan makanan yang tidak sehat, stres merupakan salah satu sumber penyakit utama pada zaman modern ini. Stres bisa menyerang siapa saja, terutama orang yang kerjanya terburu-buru, dikejar target, tertekan, atau sedang banyak masalah.

Stres menyebabkan pikiran dan otak menjadi terlalu aktif. Hal ini mengakibatkan sel-sel dan organ tubuh menjadi lebih aktif. Bila stres tidak dikontrol, organ tubuh yang terlalu aktif akan menjadi kelelahan, kemudian menjadi lemah, dan akhirnya sakit. Kondisi terlalu aktif ini juga dapat memicu kanker, karena kanker sebenarnya adalah sel-sel yang terlalu aktif dan tidak terkontrol.

Stres juga bisa menyerang berbagai organ tubuh. Di tempat kerja, saya menemukan berbagai bentuk stres. Yang umum terjadi adalah sakit kepala, migrain, atau insomnia. Staf saya suka kumat sakit giginya kalau sedang stres. Ada juga teman kerja saya yang pencernaannya kurang bagus, karena kalau stres organ tubuh ini yang sakit. Saya juga demikian. Istri saya, kalau stres, maka organ tiroidnya akan kumat. Pada wanita stres sering juga terjadi pada bagian dada dan kandungan.

Selain itu, stres juga akan mengganggu tidur nyenyak. Kita sering tidak menyadari adanya stres pada diri kita. Akibatnya, stres ikut terbawa dalam tidur dan alam bawah sadar selama bertahun-tahun. Tidur nyenyak seharusnya menjadi sarana  untuk memulihkan kesegaran dan kesehatan tubuh. Tetapi karena stres, kita sulit untuk tidur dengan nyenyak. Akibatnya, kita bangun dengan kondisi masih lelah dan mengantuk.

Berbagai Cara Mengatasi Stres :

Stres—bila dibiarkan berlarut-larut—dapat menyebabkan kondisi tubuh menurun hingga 50 persen sehingga mudah dihinggapi berbagai penyakit, menimbulkan penyakit kronis, serta memicu kanker. Sebenarnya, kita dapat mengatasi stres dengan berbagai cara, antara lain dengan cara:

  • Mengkonsumsi makanan sehat
  • Pijat refleksi jari tangan
  • Meditasi
  • Pernapasan sehat

Makanan sehat untuk mengatasi stres umumnya adalah makanan fermentasi yang dimakan dalam kondisi segar, seperti tape singkong segar, tempe segar, dan susu fermentasi segar (yoghurt). Makanan sehat lainnya adalah susu kedele segar, minuman cincau, dan mentimun segar. Anda dapat memilih makanan segar dan sehat yang disukai.

Pijat refleksi jari tangan juga dapat membantu mengurangi atau menghilangkan stres. Hal ini disebabkan karena saraf jari-jari tangan terhubung dengan saraf dan organ otak di kepala. Dengan memijat jari tangan satu per satu dengan santai, maka saraf otak kita juga akan ikut santai sehingga stres berkurang. Setiap jari cukup dipijat selama 1 menit, sehingga seluruh jari selesai dipijat dalam waktu 10 menit. Kita dapat melakukannya sewaktu menonton TV, sewaktu menunggu, atau sewaktu duduk istirahat.

Sementara, tujuan meditasi adalah mencari keheningan dan ketenangan pikiran. Dengan menenangkan pikiran, stres juga otomatis akan berkurang. Tetapi, tidak setiap orang tertarik dengan meditasi.

Selanjutnya pernapasan sehat juga dapat membantu mengurangi dan menghilangkan stres. Pernapasan sehat lebih mudah dilakukan dari meditasi dan setiap orang dapat melakukannya. Untuk memulai pernapasan sehat, pilihlah sikap yang santai, sambil duduk atau berbaring. Tariklah napas perlahan-lahan selama 10 detik, tahan selama 10 detik, kemudian keluarkan perlahan-lahan selama 10 detik. Lakukan selama 10 kali per sesi. Anda akan merasa lebih santai setelah melakukannya. Bila Anda merasa nyaman melakukan ini, Anda dapat melakukannya selama tiga sesi, yaitu pagi, siang, dan malam. Bila Anda telah mahir melakukannya, Anda dapat memperpanjang waktunya selama 15 detik atau 20 detik.

Stres dan Frekuensi Gelombang Otak :

Sebenarnya, semua penjelasan di atas ada hubungannya dengan frekuensi gelombang otak dan tubuh. Bayi yang sehat sampai umur lima tahun umumnya mempunyai gelombang otak dengan frekuensi 1 Hz yang disebut sebagai gelombang Delta. Tetapi, dengan bertambahnya usia anak, jumlah anak yang mempunyai gelombang Delta ini menurun. Frekuensi gelombang otak cenderung meningkat dari Delta menjadi gelombang Tetha, Alpha, dan Beta.

  • Gelombang Delta mempunyai frekuensi 1 ~ 4 Hz, dan ditemui pada bayi dan anak di bawah umur lima tahun.
  • Gelombang Tetha mempunyai frekuensi 4 ~ 7 Hz, dan terjadi pada saat mengantuk dan tidur biasa (bukan tidur nyenyak).
  • Gelombang Alpha mempunyai frekuensi 8 - 12 Hz dan terjadi dalam segala kondisi dan aktivitas, baik cemas maupun santai.
  • Gelombang Beta mempunyai frekuensi 12 - 19 Hz ke atas, dan terjadi dalam kondisi sadar, aktif, sibuk, dan cemas. Selain itu juga bisa disebabkan oleh efek hipnotis dan efek obat-obatan.

Dari penjelasan di atas, kita dapat melihat bahwa ketika masih bayi, frekuensi otaknya masih rendah dan berkisar sekitar 1 Hz. Tetapi dengan bertambahnya usia, otak cenderung menjadi semakin aktif dan  tidak tenang sehingga frekuensi gelombang otak juga menjadi semakin tinggi. Hal ini membuat kesehatan menjadi menurun. Secara umum, kita dapat melihat bahwa bayi dan anak-anak umumnya lebih sehat dari orang dewasa, sedangkan orang dewasa umumnya lebih sehat dari orang tua.

Orang yang berada di lingkungan yang tenang, akan mempunyai frekuensi gelombang otak, pikiran, dan tubuh yang rendah, yaitu 1 Hz ke bawah. Sebaliknya, orang kota dan orang sibuk akan mempunyai frekuensi yang lebih tinggi dari 1 Hz. Orang yang stres juga akan mempunyai frekuensi yang lebih tinggi dari 1 Hz.

Kehidupan di pegunungan dan di desa yang tenang membuat kehidupan orang lebih santai, tenang, dan lebih sehat. Sebaliknya, kehidupan di kota yang sibuk dan penuh polusi membuat orang lebih mudah stres dan jatuh sakit.

Seperti kita ketahui, meditasi dapat membantu meningkatkan kesehatan seseorang, dan dapat menyembuhkan penyakit-penyakit kronis. Apakah sebabnya? Penjelasan yang masuk akal adalah karena meditasi membuat otak dan sel-sel tubuh menjadi lebih tenang dan lebih santai. Keheningan dalam meditasi mempunyai peranan penting dalam kesehatan. Dengan kata lain, keheningan dalam meditasi akan membuat frekuensi gelombang pikiran, otak, dan tubuh akan bertambah rendah, menjadi 1 Hz atau lebih rendah, tergantung pada tingkat keheningannya.

Kesimpulannya, semakin rendah frekuensi gelombang, otak dan pikiran akan menjadi semakin tenang dan santai. Frekuensi 1 Hz menjadi batas antara sehat dan tidak sehat, stres dan tidak stres. Dengan pikiran dan otak yang lebih santai, kita akan menjadi lebih sehat, daya tahan tubuh akan meningkat, dan penyakit akan menjauh. Makanan sehat, pijat refleksi jari tangan, meditasi, dan pernafasan sehat, dapat membantu menurunkan frekuensi pikiran dan otak menjadi 1 Hz atau lebih rendah.[ahg]

* Aleysius H. Gondosari adalah alumnus ITB tahun 1984, trainer bidang organisasi dan manajemen, penggemar fotografi, pengembang online business, dan sedang menulis buku tentang sehat secara alami dengan metode Energi 5 Elemen, yang juga dapat dilihat di www.5elemen.com. Aley tinggal di Jakarta dan dapat dihubungi melalui email: aleysiush[at]gmail[dot]com atau di nomor telepon: 0818116669.

VN:F [1.6.9_936]
Rating: 8.5/10 (50 votes cast)
VN:F [1.6.9_936]
Rating: +38 (from 38 votes)

Sukses dengan Sikap Positif

Aleysius H. GondosariOleh : Aleysius H. Gondosari

“Semua orang dapat mengubah kehidupannya dengan mengubah sikap mereka.”

Andrew Carnegie

“Sikap adalah hal kecil yang membuat perubahan besar.”

Winston Churchill

“Temuan terbesar generasi saya adalah bahwa seorang manusia
dapat mengubah kehidupan mereka dengan cara mengubah sikap.”

William James

Untuk sukses, kecakapan teknis perlu didukung oleh sikap positif. Demikian yang dikatakan oleh Roger Fritz, presiden Organization Development Consultants. Sikap positif memengaruhi setiap aspek kehidupan kita. Selain kesuksesan, sikap positif juga merupakan faktor berpengaruh untuk menciptakan komunikasi yang efektif, menghindari kelelahan fisik dan mental, memperbaharui ketrampilan kita, dan menciptakan iklim kesuksesan. Cara kita memandang kesulitan dan masalah dapat menunjukkan perbedaan antara kesuksesan dan kegagalan.

Sikap tidak saja meliputi cara kita melihat dunia di sekitar kita, tetapi juga cara kita menerjemahkan situasi, kondisi, dan tindakan orang lain. Dengan kata lain, reaksi atau sudut pandang orang lain perlu diperhitungkan. Sikap positif tanpa interaksi tidak ada artinya.

Ada perbedaan yang sangat jelas antara sikap negatif dengan sikap positif. Sikap negatif dapat menimbulkan kecerobohan, ketidaktahuan, fatalisme, sinisme, kemalasan, kenekatan, dan terlalu percaya diri. Sebaliknya sikap positif akan menuntun pada perencanaan ke depan, menyemangati yang lain, menunjukkan apresiasi, kesaksamaan, kesungguhan, dan kesiagaan.

Kita dapat memulai sikap positif dengan menemukan kesenangan dalam hal-hal yang sederhana, serta mengambil yang terbaik dari situasi yang terburuk. Kita perlu menyadari bahwa tak seorang pun memiliki segalanya, dan setiap orang dalam hidupnya mempunyai kepedihan yang bercampur dengan kebahagiaan. Triknya adalah, bagaimana membuat tawa melebihi air mata.

Buku ini sangat bermanfaat bagi orang-orang yang ingin belajar bagaimana mencapai sukses melalui sikap positif. Agar pembaca dapat segera mempraktekkan sikap positif, buku ini dilengkapi dengan berbagai daftar periksa untuk melakukan penilaian sikap positif, serta saran-saran dan cara-cara untuk meningkatkan sikap positif. Melalui buku ini, kita dapat belajar bagaimana meraih kesuksesan dalam komunikasi, relasi, pekerjaan, dan bisnis dengan cara meningkatkan sikap positif, yaitu :

  • Mengukur Positive Attitude Quotient (PAQ) atau kecerdasan sikap positif Anda
  • Menilai sikap Anda melalui diri Anda sendiri dan rekan sejawat Anda
  • Mengatasi sikap-sikap negatif
  • Mempelajari hal-hal yang harus dan yang tidak boleh dilakukan saat menghadapi atasan
  • Menjadi komunikator dan seorang pendengar yang lebih baik
  • Mengatasi penolakan untuk melakukan perubahan di tempat kerja
  • Menolak saran tanpa menimbulkan sakit hati
  • Memberikan dan menanggapi kritik dari anggota tim
  • Menyatakan ketidaksepahaman kepada karyawan dan rekan sejawat tanpa menimbulkan suasana tidak nyaman
  • Mengatasi kelelahan mental dan stres

* Aleysius H. Gondosari adalah alumnus ITB tahun 1984, trainer bidang organisasi dan manajemen, penggemar fotografi, pengembang online business, dan sedang menulis buku tentang sehat secara alami dengan metode Energi 5 Elemen. Aley tinggal di Jakarta dan dapat dihubungi melalui email: aleysiush[at]gmail.com atau di nomor telepon: 0818116669.

Power of AttitudeJudul Buku : The Power of a Positive Attitude – Kunci Kesuksesan Sejati Anda

Oleh : Roger Fritz

Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 2009

ISBN : 978-979-22-4486-1

Tebal : xiii + 186

Ukuran : 13,5 x 17 cm

Jumlah Bab : 10

VN:F [1.6.9_936]
Rating: 9.0/10 (4 votes cast)
VN:F [1.6.9_936]
Rating: +4 (from 4 votes)

Aleysius H. Gondosari: Untuk Sehat Tidak Perlu Biaya Besar

Aleysius H. Gondosari

Aleysius H. Gondosari

Kebanyakan orang beranggapan bahwa untuk memperoleh kehidupan yang sehat dan berkualitas itu mahal sekali biayanya. Bisa dimaklumi, mengingat setiap kali kita pergi berobat ke dokter, biayanya tidaklah murah. Terlebih kalau keluhannya adalah penyakit-penyakit “mahal”, yang artinya obatnyalah yang mahal sekali. Sementara, untuk menjaga kesehatan tubuh sehari-hari dengan mengonsumsi makanan-makanan tambahan (food supplement), biasanya juga perlu biaya tidak murah.

Namun, Aleysius Hanafiah Gondosari, yang menekuni metode Energi 5 elemen, jelas-jelas menyatakan bahwa untuk hidup sehat itu sesungguhnya tidak perlu biaya besar. “Setiap orang bisa menjadi sehat dengan mengonsumsi makanan sehat, segar, sederhana, murah. Dan, bahan makanannya juga mudah ditemukan dalam menu sehari-hari,” jelasnya. Aley, panggilan akrabnya, menyebut contoh makanan sehat seperti beras merah, tape segar, tempe segar, air kelapa tua, pepaya, semangka, mentimun, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Dari mana Aley mengetahui jenis-jenis makanan yang menyehatkan tersebut? Ternyata, pria kelahiran Padang, 12 Juli 1961 ini mengembangkan sebuah metode deteksi energi yang punya akar panjang dalam sejarah ilmu kesehatan dunia. Metode itu ia sebut Energi 5 Elemen yang berakar pada filosofi maupun praktik kesehatan sejak zaman Asia dan Eropa kuno. “Metode Energi 5 Elemen adalah ilmu pengetahuan universal yang telah dikenal di berbagai belahan dunia, sejak ribuan tahun yang lalu,” kata Aley yang beristrikan Lilyana, seorang dokter umum.

Sesungguhnya, background Aley yang jebolan Teknik Elektro ITB (1984) dan Magister Manajemen Internasional Sekolah Tinggi Manajemen PPM, Jakarta (1995), ini adalah dunia industri yang kental dengan berbagai praktik bidang manajerial. Bapak dari dua anak ini, Vidya Cecilia dan Angela Karina, kariernya memang dihabiskan di perusahaan manufaktur dan berulang kali berhasil mendesain rancang produk yang sukses di pasaran. Tak ayal, kepiawaiannya di bidang manajerial membuatnya sering diundang sebagai dosen tamu di almamaternya maupun perusahaan-perusahaan mitra kerjanya dulu. Belakangan setelah pensiun, Aley lebih menekuni hobinya membuat berbagai website informasi, dan terutama lagi mengembangkan metode Energi 5 Elemen yang begitu menantang itu.

Nah, kepada pembaca setia website motivasi ini, secara khusus Aley membeberkan rahasia hidup sehat secara murah dengan metode deteksi Energi 5 Elemen itu. Di Indonesia, tampaknya baru Aley yang mengembangkan, bahkan mungkin memanfaatkannya secara sistematis, untuk mendapatkan informasi akurat tentang cara hidup sehat yang alami. Berikut petikan wawancara tertulis Edy Zaqeus dari AndaLuarBiasa.com dengan Aleysius belum lama berselang:

Bagaimana ceritanya sampai Anda menemukan metode Energi 5 Elemen ini?

Sejak kecil saya sudah tertarik dengan pengobatan alami. Waktu SMP, saya pernah berlatih Yoga Asanas. Kemudian saya tertarik berlatih Tai Chi waktu SMA. Waktu kuliah, saya mulai vegetarian, berlatih meditasi, dan mulai belajar pengetahuan 5 elemen. Setelah bekerja, saya sempat berlatih prana, reiki, dan belajar pijat refleksi. Dari semua yang saya pelajari, akhirnya saya memilih mendalami Energi 5 Elemen karena cukup lengkap, alami, dapat menjelaskan sebab akibatnya, dan menyelesaikan masalah kesehatan dalam keluarga.

Kapan mulai serius mendalami metode ini?

Saya mulai serius mendalami energi kesehatan 5 Elemen ketika Ibu saya terkena stroke pertama kali tahun 2003. Selain itu, anak-anak saya hampir setiap bulan sakit flu. Istri saya juga terkena hipertiroid dan benjolan di dada. Paman saya pernah sakit mag bertahun-tahun dan tidak sembuh-sembuh. Kejadian-kejadian tersebut memicu saya mencari makanan sehat melalui analisis Energi 5 Elemen. Sejak itu, saya mulai rajin memeriksa jenis-jenis energi kesehatan 5 Elemen pada tumbuh-tumbuhan yang secara alami bisa membantu kesehatan Ibu, anak, dan istri. Ternyata, dengan mengubah pola makan dengan menu makanan yang lebih sehat, semuanya menjadi lebih sehat. Setelah itu, keluarga dan teman-teman juga mulai sering menanyakan tentang energi kesehatan mereka, juga bagaimana cara menyembuhkannya secara alami.

Akar dari metode yang Anda temukan ini dari mana atau dari ilmu apa?

Ilmu pengetahuan ini saya peroleh ketika saya mulai belajar meditasi. Energi 5 Elemen yang dikenal dengan elemen Ether, Udara, Api, Air, dan Bumi, sebenarnya telah dikenal sejak ribuan tahun yang lalu di Yunani, India, Tibet, China, dan Jepang. Di Yunani, 5 Elemen dipelajari oleh para filsuf yang sudah kita kenal seperti Empedocles, Hippocrates, yang juga dikenal sebagai Bapak Kedokteran, juga Plato, Aristoteles, dan Archimedes, yang terkenal dengan Hukum Archimedes. Kata ether berasal dari kata aether yang diperkenalkan oleh Archimedes, dan diartikan sebagai esensi.

Kalau akar metode ini di negara-negara yang Anda sebut tadi?

Di India, 5 Elemen sudah dikenal dalam filsafat Hindu, filsafat Buddha, Sistem 7 Chakra, dan dalam pengobatan kuno Ayurveda. Di Tibet, 5 Elemen dikenal dalam Bön, yaitu filsafat kuno Tibet. Di China, 5 Elemen dikenal dalam Kitab Klasik China, yaitu I Ching, dan dalam filsafat Tao di mana 5 Elemen disebut sebagai Wu Xing. Tradisi Jepang juga mengenal 5 Elemen sebagai Go Dai, yang terlihat dari arsitektur pagoda bertingkat lima di sana. Jadi sebenarnya, 5 Elemen adalah ilmu pengetahuan universal yang telah dikenal di berbagai belahan dunia sejak ribuan tahun yang lalu.

Jadi, esensi Energi 5 Elemen itu apa?

Sebenarnya, 5 Elemen adalah bentuk-bentuk materi dan energi dalam berbagai tingkatan. Dalam ilmu pengetahuan modern, Einstein telah membuat rumus persamaan materi dan energi, di mana materi dan energi sebenarnya adalah sama, hanya bentuknya berbeda. Dalam ilmu pengetahuan modern, energi dikenal dalam berbagai bentuk. Misalnya; energi potensial, energi kinetik, energi panas, energi cahaya, energi bunyi, energi listrik. Dan, ada juga energi elektromagnetik yang diaplikasikan dalam radio, televisi, handphone, WiFi, dan alat komunikasi lainnya.

Sementara, para ilmuwan dan filsuf zaman dahulu membuat tingkatan materi dan energi dalam istilah yang lebih spesifik, yaitu dalam bentuk Energi 5 Elemen itu tadi. Penjelasan begini: Bumi adalah energi dalam bentuk paling padat, yaitu dapat dilihat, dirasakan, dan dapat dipegang. Air adalah energi dalam bentuk cair, dapat dilihat, dirasakan, dapat dipegang, dan dapat berubah bentuk. Api adalah energi dalam bentuk yang lebih halus, dapat dilihat, dirasakan, tetapi tidak dapat dipegang, dan mudah berubah bentuk. Udara adalah bentuk energi dalam bentuk yang lebih halus lagi, dapat dirasakan, tetapi tidak dapat dilihat, dan tidak dapat dipegang. Misalnya, emosi atau perasaan yang lebih halus dan lebih tinggi. Ether adalah entuk energi dalam bentuk yang paling halus, hanya dapat disadari, tetapi tidak dapat dirasakan, tidak dapat dilihat, dan tidak dapat dipegang. Contohnya adalah imajinasi, ide, konsep, sistem, atau pemikiran.

Aley bersama tim desain di pabrik

Aley bersama tim desain di pabrik

Lalu, dari mana sumber Energi 5 Elemen itu?

Sumbernya Energi 5 Elemen yang sehat berasal dari sinar matahari pagi, udara segar, air sehat, dan makanan sehat. Selain itu, juga bisa berasal dari terapi sehat, seperti pijat refleksi, olahraga sehat, yoga asanas, kata-kata dan motivasi positif, doa, dan meditasi. Selain 5 Elemen yang bersifat fisik atau duniawi, dikenal juga elemen keenam yang bersifat spiritual, dikenal dengan nama Elemen Kesadaran dalam Sistem 7 Chakra, dan Chi atau Qi dalam Wu Xing.

Secara umum, cara kerja metode Energi 5 Elemen ini bagaimana?

Prinsipnya adalah kelancaran energi, keseimbangan energi, dan kekuatan energi 5 Elemen pada manusia. Bila energi pada seluruh elemen mengalir lancar, seimbang, dan kuat, maka berarti orang tersebut sehat. Semua benda merupakan sumber energi, termasuk manusia. Manusia memancarkan berbagai jenis energi termasuk Energi 5 Elemen itu tadi. Dengan mendeteksi Energi 5 Elemen pada manusia, maka kita dapat mengetahui kondisi kesehatan orang yang bersangkutan. Sebab, manusia mempunyai pusat-pusat energi untuk elemen Ether, elemen Udara, elemen Api, elemen Air, dan elemen Bumi.

Bisa dijelaskan lebih detail lagi?

Begini, elemen Ether terpusat pada tenggorokan dan mewakili organ kepala dan tenggorokan. Elemen Udara terpusat pada dada dan mewakili organ dada. Elemen Api terpusat pada bagian perut, mewakili organ pencernaan dan hati. Elemen Air terpusat pada bagian bawah perut, mewakili organ ginjal dan reproduksi. Sedangkan elemen Bumi terpusat pada bagian bawah tulang ekor, mewakili organ kaki dan tangan. Pada orang yang sehat, energi kesehatan akan mengalir dari elemen Ether, turun ke elemen Udara, ke elemen Api, ke elemen Air, dan terakhir ke elemen Bumi. Bila energi mengalir lancar, maka energi pada seluruh elemen ini akan kuat dan seimbang. Bila ada gangguan kesehatan, maka aliran energi akan terhenti, dan akan ada kekurangan energi pada elemen tertentu.

Misalnya, energi pada elemen Api berkurang. Akibatnya, orang tersebut mengalami gangguan pencernaan. Untuk mengobatinya, kita dapat menggunakan kencur yang mempunyai energi penyembuh untuk elemen Api. Selanjutnya, kita dapat menggunakan wortel atau bengkuang segar untuk melancarkan kembali energi yang terhenti. Selain terhenti, efek yang lebih berat adalah terbaliknya arah energi, misalnya energi mengalir dengan arah terbalik dari elemen Api ke elemen Udara. Hal ini berarti sakit akibat gangguan pencernaan naik ke jantung, sehingga fungsi jantung terganggu. Untuk itu, kita seharusnya mengobati penyebabnya, yaitu pencernaan, dengan menggunakan kencur supaya gangguan jantung otomatis berkurang.

Apa beda metode Energi 5 Elemen ini dengan misalnya tenaga prana, tenaga cakra, terawang aura, atau bahkan tenaga gaib, misalnya?

Manusia memancarkan berbagai macam energi. Ini dapat diumpamakan seperti gelombang radio atau TV dari pemancar yang mempunyai frekuensi berbeda-beda. Semua bisa ditangkap oleh penerima seperti radio atau TV yang melakukan tuning atau penalaan pada frekuensi tersebut. Demikian pula energi-energi ini bisa dideteksi oleh praktisi. Energi prana bisa dideteksi oleh praktisi prana. Aura bisa dideteksi oleh praktisi aura. Demikian pula, Energi 5 Elemen juga bisa dideteksi oleh praktisi 5 Elemen.

Setiap metode tentunya mempunyai kelebihannya masing-masing. Ada metode yang melakukan transfer energi secara langsung kepada penderita sakit seperti prana. Pada metode Energi 5 Elemen, tidak ada transfer energi secara langsung kepada orang yang sedang sakit. Pengobatan dilakukan secara alami. Orang yang bersangkutan dapat mengobatinya sendiri dengan mengonsumsi makanan sehat, yaitu makanan yang mengandung Energi 5 Elemen. Tentunya makanan yang sesuai untuk meningkatkan energi pada elemen tertentu yang sedang kekurangan energi, dan melancarkan energi yang terhambat tadi.

Aley bersama partner di Jepang

Aley bersama partner di Jepang

Apa sebenarnya fungsi-fungsi utama dari metode Energi 5 Elemen?

Fungsi utamanya membantu kelancaran Energi 5 Elemen pada manusia, dan juga meningkatkan energi yang kurang pada elemen tertentu dengan mengonsumsi makanan sehat yang sesuai. Bila energi lancar dan meningkat, maka sakit pada elemen tersebut akan berkurang, dan otomatis organ-organ pada elemen tersebut juga akan sembuh.

Apakah ada dukungan data atau penelitian ilmiah yang menguatkan metode ini?

Saat ini saya belum ada kerja sama dengan badan penelitian ilmiah, khususnya di bidang kesehatan. Jadi, orang yang sakit menginformasikan langsung kepada saya, bahwa sakitnya telah berkurang atau sembuh. Misalnya, sakit kaki pada lutut sudah sembuh, gangguan pencernaan sudah tidak terjadi lagi, jantung sudah tidak berdebar-debar. Lalu, ada yang bengkak di lehernya sudah hilang, bisul di mata sudah kering, benjolan di dada sudah hilang, gangguan sakit kepala dan insomnia sudah tidak ada lagi. Seperti itu.

Persisnya, apa yang Anda lakukan untuk membantu penyembuhan mereka?

Yang saya lakukan saat ini adalah mendeteksi dan mengukur energi sehat orang tersebut dengan menggunakan Indeks Sehat. Ini adalah indeks yang saya formulasikan sebagai parameter ukur relatif untuk kesehatan manusia dan penyakit. Indeks ini saya peroleh dengan mengukur perbandingan kuat lemahnya energi yang diukur melalui metode Energi 5 Elemen. Indeks ini akan diwakili oleh angka yang menunjukkan perbandingan relatif antara energi yang diukur dengan energi yang paling sehat atau paling sakit.

Indeks Sehat mempunyai nilai relatif dari minus 100 hingga plus 100. Angka minus menunjukkan sakit atau tidak sehat. Angka nol menunjukkan kondisi tidak sehat dan tidak sakit. Sedangkan angka plus menunjukkan sehat. Walaupun demikian, dalam kasus-kasus yang luar biasa, angka indeks ini bisa saja lebih besar dari 100. Misalnya, penyakit kanker yang paling berat akan mempunyai Indeks Sehat minus 200. Saya akan membandingkan Indeks Sehat orang tersebut sebelum dan setelah mengonsumsi makanan sehat. Biasanya, Indeks Sehat akan meningkat dari minus menuju plus. Bila orang tersebut mengatakan dirinya sudah sehat, maka Indeks Sehatnya biasanya juga sudah plus.

Sebelum lebih jauh lagi, apa ada kemungkinan metode ini melanggar atau bertentangan dengan keyakinan agama, misalnya?

Menurut saya, tidak ada. Sebab konsep 5 Elemen bersifat universal, dan sudah dikenal sejak ribuan tahun yang lalu di pusat-pusat filsafat dan ilmu pengetahuan di dunia, seperti saya singgung di muka tadi. Jadi, 5 Elemen tidak mengacu pada agama tertentu. Jadi, aplikasi metode ini antara lain adalah cara sehat dengan mengonsumsi makanan tertentu. Makanya, orang yang mengonsumsi makanan sehat 5 Elemen, dia tidak perlu melakukan ritual tertentu. Dia hanya perlu lingkungan sehat, seperti sinar matahari pagi, udara segar, air sehat, serta mengonsumsi makanan sehat dan segar lainnya.

Baik, saya akan fokus pada pertanyaan tentang deteksi bahan makanan sehat. Terkait dengan hal itu, apa manfaat terbesar Metode 5 Elemen ini?

Manfaat terbesarnya adalah bahwa setiap orang bisa menjadi sehat dengan mengonsumsi makanan sehat, segar, sederhana, murah, dan mudah ditemukan dalam menu sehari-hari. Untuk sehat tidak perlu mengeluarkan biaya yang besar. Yang penting adalah kemauan untuk menjadi sehat. Sehat adalah hak semua orang, dan semua orang bisa mempelajari cara sehat melalui metode Energi 5 Elemen.

Aley bersama partner di Taiwan

Aley bersama partner di Taiwan

Menurut artikel-artikel yang Anda tulis, ternyata bahan-bahan makanan yang sederhana dan murah itu bisa menyembuhkan penyakit-penyakit yang sering diderita masyarakat kita, benarkah?

Memang benar. Saya sendiri mengonsumsi beberapa makanan tersebut secara rutin. Misalnya, beras merah, kencur, tempe segar, tape segar, wortel, bengkuang, dll. Demikian juga saudara-saudara dan teman-teman saya. Setelah mengonsumsi air tajin beras merah, sejak beberapa tahun lalu, kedua anak saya hampir tidak pernah sakit flu. Bila sakit, paling hanya flu ringan dan mereka masih bisa bersekolah. Sebelumnya, hampir tiap bulan sakit karena ketularan teman-teman sekelasnya. Demikian pula kencur. Beberapa saudara yang sakit mag berat bisa sembuh dengan mengonsumsi kencur. Sementara, dengan mengonsumsi tempe segar dan tape singkong segar, itu bisa membantu menghilangkan sakit kepala, migrain, dan orang insomnia jadi lebih mudah tidur. Mentimun pahit misalnya, itu ternyata dapat membantu menstabilkan kelenjar tiroid, sehingga tidak terjadi hipertiroid atau hipotiroid. Demikian pula, air kelapa tua atau matang, ternyata dapat menyehatkan ginjal dengan membersihkannya dari asam urat dan racun. Lalu wortel segar, itu dapat menyembuhkan sakit kaki dari asam urat.

Wah, bahan-bahan makanan sehari-hari yang mudah didapat itu punya manfaat sangat besar seperti itu, harusnya untuk jadi sehat secara murah dan alami itu tidak sulit, dong?

Logikanya memang demikian. Tetapi, biasanya kita terbentur pada kebiasaan makan. Sebab, orang akan terpaksa memilih antara makan enak atau makan sehat. Memanjakan lidah atau memelihara kesehatan otak, jantung, pencernaan, hati, ginjal, pankreas, dan kaki. Sebenarnya manusia adalah makhluk kebiasaan. Jadi, mengonsumsi makanan sehat bisa dibiasakan.

Persoalannya, bagaimana tetap bisa memanjakan lidah, sementara makanan yang dikonsumsi tetap menyehatkan?

Makanan sehat, sebetulnya juga cukup banyak yang enak-enak. Misalnya, buah-buahan,bengkuang segar, jus wortel dan tomat, atau tape singkong segar. Lalu, sayur-sayuran yang dilalap dengan sambal, misalnya. Berikutnya, ada jagung, ubi, singkong, dan kentang yang dikukus. Tempe segar itu juga enak dimakan, kalau sudah biasa. Untuk beras merah, kalau belum biasa makan, bisa minum air tajinnya saja. Ini juga sehat. Nah, untuk mengatasi antara enak dan sehat, kita bisa mengambil jalan tengah. Misalnya, mengombinasikan antara makan enak dengan makan sehat. Selain itu, juga melalui variasi menu makan harian.

Apa makanan yang sehat dan baik untuk mengatasi stres?

Stress umumnya mempengaruhi organ otak pada elemen Ether, selain itu juga dapat mempengaruhi organ-organ pada elemen lain seperti dada pada elemen Udara, atau pencernaan pada elemen Api. Beberapa makanan sehat elemen Ether untuk mengatasi stres atau gangguan ketegangan psikis antara lain tape singkong segar, tempe segar, susu yoghurt, dan mentimun, terutama bagian yang pahit.

Kalau minuman seperti kopi dan teh, apa bahayanya?

Teh tanpa gula pada umumnya bersifat netral. Tetapi, bila diminum dengan air panas, teh akan memengaruhi kesehatan pencernaan pada elemen Api. Selain itu, bila diminum dengan gula secara rutin setiap hari, teh juga akan memengaruhi kesehatan pankreas pada elemen Air, dan juga memengaruhi kesehatan kaki pada elemen Bumi. Ini karena efek negatif gula. Hampir sama dengan teh, kopi tanpa gula umumnya juga bersifat netral. Tetapi, bila kopi diminum dengan air panas, itu akan memengaruhi kesehatan pencernaan pada elemen Api. Selain itu, bila diminum dengan gula secara rutin setiap hari juga akan memengaruhi kelenjar tiroid pada elemen Ether, dan juga pencernaan pada elemen Api. Jadi, kalau teh dan kopi itu tidak manis namun diminum secara rutin, sebenarnya tidak begitu bermasalah.

Kalau minuman berkarbonasi, bir, atau arak itu bagaimana?

Minuman berkarbonasi umumnya bersifat asam. Sehingga, bila diminum secara rutin setiap hari, itu akan memengaruhi kesehatan pencernaan pada elemen Api. Bila minuman berkarbonasi menggunakan gula berkalori, maka kesehatan kaki pada elemen Bumi dan pankreas pada elemen Air juga akan terganggu. Sementara kalau bir itu jelas berbahaya untuk jantung pada elemen Udara, dan ginjal pada elemen Air. Orang yang sering minum bir akan kekurangan energi pada elemen Udara dan elemen Air. Kalau arak itu berbahaya untuk kelenjar tiroid pada elemen Ether, jantung pada elemen Udara, dan kaki pada elemen Bumi. Orang yang sering minum arak akan kekurangan energi pada elemen Ether, elemen Udara, dan elemen Bumi.

Orang berobat ke dokter kemudian didiagnosis menderita penyakit tertentu, lalu diberi obat yang sama. Namun anehnya, mengapa pada kasus pasien tertentu obatnya manjur, pada kasus pasien lain bisa tidak manjur sama sekali? Apa yang menyebabkan hal itu?

Hal ini bisa terjadi karena kondisi tubuh mereka tidak sama. Sebagai contoh, ada pasien A yang sudah kebal dengan antibiotik-1, sehingga harus diberi antibiotik-2. Pasien B, sebaliknya mungkin sudah kebal dengan antibiotik-2, sehingga harus diberi antibiotik-1. Ada juga faktor alergi, sehingga pasien yang menderita alergi tertentu, tidak cocok dengan obat tertentu. Selain itu, ada juga pasien yang selain sakit utama yang didiagnosis, juga sebenarnya menderita sakit mag, sehingga tidak cocok dengan obat yang bisa mengganggu pencernaan. Bila hal ini diperiksa dengan metode Energi 5 Elemen, maka bisa diketahui energi pada elemen apa saja yang kurang, dan apakah pasien tersebut cocok atau tidak dengan obat tersebut. Tentunya tetap dengan memerhatikan kecocokan energinya.

Aley bersama keluarga yang semakin sehat

Aley bersama keluarga yang semakin sehat

Bicara makanan sehat, mengapa Anda sama sekali tidak mengupas soal daging yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan akan protein dan lemak dalam tubuh?

Memang, ada yang menyebutkan bahwa daging dan telur juga dapat digunakan sebagai obat. Tetapi, dari analisis Energi 5 Elemen, ternyata energi daging dan telur tidak cocok dengan Energi 5 Elemen pada tubuh manusia. Yang cocok dan mempunyai Indeks Manfaat positif adalah energi tumbuh-tumbuhan, udara segar, air sehat, dan sinar matahari pagi. Energi daging binatang berkaki empat mempunyai Indeks Manfaat yang negatif terhadap kesehatan. Demikian pula energi daging binatang berkaki dua dan telur. Hanya ikan yang bersifat netral dan mempunyai indeks manfaat nol.

Jadi, dalam hal ini, sebenarnya kita perlu melihat efek jangka panjangnya. Mungkin, dalam waktu singkat kita melihat seolah-olah ada manfaat kesehatannya. Tetapi, dalam jangka panjang, akan merugikan kesehatan kita. Sementara, mengenai kebutuhan protein, Hiromi Shinya, dalam bukunya yang terkenal The Miracle of Enzyme mengatakan bahwa dengan menu 100 persen vegetarian sekalipun, orang tetap dapat memperoleh cukup protein.

Jadi, alasan Anda ini bukan semata karena Anda vegetarian?

Bukan, tetapi karena memang hasil analisis Energi 5 Elemen menunjukkan makanan daging ini tidak cocok dengan kesehatan manusia. Sebagai vegetarian, saya tentu saja boleh mengonsumsi gula, santan, mentega, dan margarin. Juga boleh minum kopi, meminum minuman berkarbonasi, atau makan goreng-gorengan. Tetapi, saya tetap memasukkan makanan-makanan ini dalam golongan makanan tidak sehat karena memang tidak cocok dengan kesehatan manusia.

Dari penjelasan Anda, saya tahu efek negatif sejumlah bahan makanan. Persoalannya, kalau saya misalnya terlampau menggemari makanan tersebut, lalu bagaimana cara menanggulangi, atau setidaknya mengurangi dampak negatifnya?

Ini hal yang umum terjadi. Anak saya juga masih senang makan daging, ikan, dan telur. Jalan keluarnya, kita bisa mencoba membuat menu makanan yang lebih seimbang. Maksudnya seimbang antara makanan sehat dengan makanan enak yang tidak begitu sehat itu. Sebagai contoh, diet makrobiotik menganjurkan adanya keseimbangan antara 20 persen makanan hewani dengan 80 persen makanan nabati yang sehat dan segar. Lagi, Hiromi Shinya, setelah meneliti kesehatan pencernaan dari ribuan orang Amerika dan orang Jepang, bahkan menganjurkan makanan ideal yang terdiri dari 15 persen hewani dan 85 persen nabati yang segar dan sehat.

Selain itu, bila makanan tersebut memang kurang baik untuk kesehatan, sebaiknya jumlahnya dikurangi atau frekuensi menunya dikurangi. Sebagai contoh, pada waktu kuliah, saya senang makan mi instan karena memang praktis. Sekarang juga tetap suka. Tetapi, ternyata bumbu mi instan kurang sehat bila dikonsumsi setiap hari. Jalan keluarnya adalah dengan mengurangi bumbu pada saat memasak mi. Saya biasa mengganti sebagian bumbunya dengan garam dan gula, lalu juga mengurangi frekuensi makan mi instannya. Atau, kadang saya mengombinasikan mi instan dengan makanan sehat seperti sayur-sayuran.

Kabarnya Anda sedang menulis buku mengenai topik yang kita bicarakan ini. Apa tujuan Anda menulis buku atau membuka masalah ini ke khalayak?

Betul. Menjadi sehat adalah hak semua orang. Sehat itu juga dapat dilakukan oleh semua orang dan tidak diperlukan biaya yang besar. Yang penting adalah keinginan untuk menjadi sehat. Di Indonesia, makanan sehat berlimpah seperti saya katakan sebelumnya. Hanya, yang perlu lebih diperhatikan adalah kesegarannya dan cara memasaknya.[ez]

Foto-foto: Dokumentasi pribadi.

VN:F [1.6.9_936]
Rating: 10.0/10 (4 votes cast)
VN:F [1.6.9_936]
Rating: +1 (from 1 vote)

Kesehatan, Aset Anda yang Luar Biasa

Aleysius H. GondosariOleh : Aleysius H. Gondosari*

Makanan harus menjadi obat Anda,
dan obat Anda harus berupa makanan Anda.

Hippocrates

Tanggal 14 Maret 2009 yang lalu, saya diajak oleh Edy Zaqeus untuk bertemu dengan Libertus S. Pane, praktisi dan trainer di bidang SDM. Libertus baru saja menerbitkan bukunya yang luar biasa berjudul “The Winner’s Attitudes: 21 Prinsip Membangun Semangat & Keberhasilan di Dunia Kerja“. Hal yang menarik dari buku Libertus adalah adanya satu bab khusus yang membahas tentang pentingnya kesehatan. Menurut Libertus, orang harus sehat agar bisa sukses dan berhasil. Judul bab tersebut adalah “Keajaiban Angka 1.000”. Di dalamnya juga terdapat standar kesehatan WHO.

Keajaiban Angka 1.000

Apa yang membuat angka 1.000 ini menjadi angka ajaib? Berikut ini ilustrasi dari buku Libertus. Kehidupan kita ibarat uang bernilai 1.000. Angka 1 mewakili kesehatan, angka 0 pertama mewakili uang, angka 0 kedua mewakili usaha, dan angka 0 ketiga mewakili jabatan atau kekuasaan.

Jika kita kehilangan jabatan atau kekuasaan, kita masih memiliki uang dan usaha. Jika kita kehilangan usaha, kita masih memiliki uang. Lalu, bagaimana jika uang kita ikut lenyap? Tetaplah mengucap syukur, karena kita masih memiliki kesehatan! Bagaimana kalau sebaliknya kesehatan (angka 1) yang lebih dahulu hilang? Jelas, semua yang lain, yaitu uang, usaha, dan kekuasaan, menjadi kurang berarti. Jadi jelaslah, bahwa dalam hidup ini kesehatan lebih penting dibandingkan yang lain.

Seberapa Besar Perhatian Kita pada Kesehatan?

Sejujurnya, saya sendiri selama bertahun-tahun juga kurang memerhatikan makanan-makanan yang baik untuk kesehatan. Saya senang makan mi instan, terutama waktu masih kuliah dan sewaktu belum menikah. Saya juga senang makan biskuit dan roti. Kalau makan roti, saya suka pakai mentega dan gula. Biskuit selalu saya bawa ke mana-mana karena praktis. Kalau lapar, saya tinggal ambil dan makan. Saya suka makanan bersantan dan rendang karena lezat. Saya juga senang makanan enak seperti coklat, kacang goreng, dan es krim. Daging dan telur memang tidak saya konsumsi lagi, karena sudah vegetarian. Tetapi, bila melihat daftar makanan di atas, saya merasa bahwa saya belum benar-benar serius memerhatikan kesehatan.

Pilihan antara Enak dan Sehat

Ini merupakan pilihan yang sulit bagi banyak orang, apakah yang utama adalah makanan enak, atau makanan sehat? Enak berarti memanjakan lidah. Sehat berarti memperhatikan organ tubuh lainnya seperti otak, jantung, hati, pankreas, usus, ginjal, tangan, dan kaki. Umumnya, orang akan sulit menolak godaan makanan enak, walaupun belum tentu sehat.

Pankreas, Diabetes, dan Karbohidrat Kompleks

Sebagai contoh, kita pasti lebih suka makan mi, biskuit, dan roti dengan coklat, mentega dan gula, atau keju, dibandingkan makan singkong rebus, ubi rebus, atau jagung rebus. Tetapi, apakah kita menyadari bahwa pankreas kita akan bekerja beberapa kali lebih berat dan lebih lama dengan mengonsumsi makanan yang sudah diproses seperti mi, biskuit, dan roti? Hal ini akan menyebabkan pankreas kita menjadi lebih cepat lemah dan akhirnya tidak dapat lagi memproses karbohidrat sehingga menaikkan kadar gula darah. Akibat selanjutnya adalah munculnya penyakit diabetes.

Pekerjaan pankreas jauh lebih ringan ketika memproses karbohidat kompleks dari singkong rebus, ubi rebus, dan jagung rebus, dibandingkan dengan memproses karbohidrat sederhana dalam bentuk makanan olahan seperti gula, mi, biskuit, atau roti.

Jantung, Kolesterol, dan Asam Lemak Tak Jenuh

Makanan hasil fermentasi seperti tempe segar mengandung asam lemak tak jenuh omega-3 dan omega-6 yang jauh lebih banyak dari minyak ikan, sehingga dapat menstabilkan kadar kolesterol dalam darah dan menyehatkan jantung. Selain itu, juga menyehatkan otak karena melancarkan aliran darah. Tetapi, kita pasti lebih senang makan tempe yang digoreng dengan garing. Padahal, dengan proses penggorengan tersebut, asam lemak tak jenuh yang ada pasti sudah berubah menjadi asam lemak jenuh, yang bila sudah terlalu banyak akan mengganggu kadar kolesterol dan memberatkan kerja jantung.

Kesehatan dan Vitamin B

Makanan hasil fermentasi lain seperti tape singkong mengandung banyak vitamin B1, bahkan lebih banyak dari beras putih. Selain itu, tape singkong juga mengandung mineral. Tetapi, orang lebih senang makan dalam bentuk tape dibakar, kemudian dilapisi mentega dan selai strawberry. Hal ini akan merusak vitamin yang ada, dan mentega yang banyak mengandung asam lemak jenuh akan mengganggu kadar kolesterol dalam darah.

Beras merah rasanya tidak seenak beras putih. Tidak banyak orang yang bersedia mengonsumsi beras merah yang kaya akan vitamin B ini. Tetapi, beras merah sangat bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan dan daya tahan tubuh terhadap penyakit seperti flu, asma, demam berdarah, dan kanker. Air tajin beras merah terutama bermanfaat untuk anak kecil yang sering sakit.

Kaki, Asam Urat, dan Mineral

Asam urat berasal dari sisa metabolisme tubuh yang tidak dapat dibuang oleh ginjal melalui urin. Hal ini disebabkan oleh menurunnya fungsi ginjal, karena minuman beralkohol, serta makanan enak seperti daging, kaldu, hati, jeroan, dan otak. Kadar asam urat yang tinggi dalam darah akan mengakibatkan radang sendi pada kaki dan tangan.

Bila kita mengunjungi sebuah acara atau pesta di kota besar, apakah kita pernah bertemu dengan makanan seperti singkong kukus, ubi kukus, kentang kukus, wortel mentah, atau bengkuang mentah? Hampir bisa dipastikan tidak pernah. Mungkin kita akan bertemu kentang, tetapi dalam bentuk sudah bermentega. Kita pasti lebih sering bertemu dengan kue-kue lezat yang dapat membahayakan jantung.

Tetapi, apakah kita tahu bahwa ternyata makanan-makanan sederhana dan murah tersebut dapat menyehatkan kaki dan lutut yang sedang sakit sendi karena asam urat, tulang yang sedang mengalami osteoporosis, dan penyakit Parkinson? Ya, betul. Makanan dari umbi seperti wortel, bengkuang, singkong, ubi, kentang, mengandung banyak mineral yang diperlukan untuk memulihkan fungsi ginjal, menyembuhkan kaki dan tangan dari asam urat, memperkuat tulang, serta mencegah osteoporosis. Penyakit Parkinson mempunyai hubungan dengan osteoporosis pada tulang.

Pertanyaan akan Makanan Sehat

Berikut ini ada beberapa pertanyaan mengenai makanan yang sehat untuk organ-organ tubuh kita, yaitu:

  1. Apakah makanan yang sehat untuk tubuh kita?
  2. Apakah makanan yang sehat untuk meningkatkan daya tahan terhadap penyakit?
  3. Apakah makanan yang sehat untuk otak, mengatasi stres dan mengatasi insomnia?
  4. Apakah makanan yang sehat untuk jantung dan darah?
  5. Apakah makanan yang sehat untuk paru-paru?
  6. Apakah makanan yang sehat untuk hati?
  7. Apakah makanan yang sehat untuk pankreas?
  8. Apakah makanan yang sehat untuk usus?
  9. Apakah makanan yang sehat untuk ginjal?
  10. Apakah makanan yang sehat untuk kaki, tangan, tulang, dan mata?

Bila Anda bisa menjawab lebih dari 50 persen pertanyaan di atas, berarti Anda mempunyai cukup perhatian pada kesehatan. Saya sendiri hanya bisa menjawab kurang dari 50 persen. Kemudian, saya mencoba mempelajarinya lebih lanjut dan mencari jawaban yang lebih tepat.

Saya sendiri belum mendapatkan jawaban yang komplit. Berikut sebagian jawaban dari hasil pencarian tersebut, yaitu:

  1. Tubuh manusia paling sehat dalam kondisi basa atau alkali, yaitu dengan pH 7,4. Makanan dengan pH 7,4 umumnya berasal dari tumbuhan yang sudah matang dan segar seperti sayur-sayuran, buah-buahan, biji-bijian, kacang-kacangan, umbi. Selain itu juga terdapat pada ASI dan sinar matahari pagi. Makanan akan bertambah asam dan pH akan menurun, bila ada proses pemanasan, terutama bila digoreng.
  2. Beberapa contohnya adalah beras merah, apel merah, pepaya, dan cabe merah.
  3. Beberapa contohnya adalah makanan yang difermentasi seperti tempe segar dan tape singkong segar. Tetapi bila diproses, maka akan menjadi tidak sehat. Misalnya, tempe digoreng, tape singkong dibakar.
  4. Makanan segar yang mengandung asam lemak tak jenuh, misalnya tempe segar, kelapa dan air kelapa, alpukat, kacang.
  5. Contohnya tempe segar, beras merah, apel merah.
  6. Makanan segar yang tidak mengandung asam lemak jenuh dan makanan yang mengandung asam lemak tak jenuh.
  7. Makanan yang mengandung karbohidrat kompleks adalah makanan yang masih dalam bentuk aslinya, yaitu nasi, singkong, ubi, kentang, jagung, gandum. Makanan ini belum dibuat menjadi tepung dan juga tidak digoreng.
  8. Makanan yang banyak mengandung serat seperti sayur-sayuran, buah-buahan, umbi. Usus akan bekerja jauh lebih berat dan lebih lama bila harus memproses makanan yang tidak mengandung serat.
  9. Makanan yang bebas dari bahan-bahan kimia dan asam urat. Ginjal harus bekerja lebih berat dan lebih lama bila makanan mengandung bahan pengawet, bahan kimia, dan asam urat.
  10. Kaki, tangan, tulang, dan mata memerlukan makanan yang kaya akan mineral. Makanan ini berasal dari umbi seperti wortel, bengkuang, singkong, ubi, kentang, lobak.

Hidup Dalam Keseimbangan

Tentu saja, banyak di antara kita akan merasa kesulitan bila mengkonsumsi makanan seperti di atas setiap hari. Tetapi, karena kesehatan adalah aset kita yang tidak ternilai, maka perlu dijaga dan dirawat dengan sebaik-baiknya. Organ-organ tubuh seperti otak, jantung, ginjal, hati, pankreas, usus, tangan, dan kaki perlu dipelihara dengan makanan sehat, agar tidak cepat aus. Untuk sehat, perlu pengorbanan. Hal yang dapat kita lakukan adalah menjaga keseimbangan makanan kita, antara makanan enak dengan makanan sehat, antara kenikmatan lidah dengan kesehatan organ tubuh lainnya.

Kesadaran Akan Kesehatan

Istri saya cukup sering mendapat undangan untuk menghadiri seminar kesehatan. Ia mengatakan, bahwa akhir-akhir ini kesadaran akan kesehatan semakin meningkat. Hal ini terlihat dari menu makan siang. Menu sayur, lalap, dan tempe mulai banyak disajikan. Makanan yang digoreng juga semakin sedikit, lebih banyak rebus, tumis, atau makanan segar.[ahg]

* Aleysius H. Gondosari adalah alumnus ITB tahun 1984, trainer bidang organisasi dan manajemen, penggemar fotografi, pengembang online business, dan saat ini sedang aktif mengembangkan pendeteksian makanan-makanan sehat dengan menggunakan metode Energi 5 Elemen yang dikembangkannya. Aley juga sedang menulis sebuah buku tentang cara sehat dengan makanan alami. Anda dapat bertanya atau berkonsultasi dengannya atau membaca tulisan-tulisannya tentang kesehatan di website 5Elemen.com. Aley tinggal di Jakarta dan dapat dihubungi melalui email: aleysiush[at]gmail[dot]com atau di nomor telepon: 0818116669.

VN:F [1.6.9_936]
Rating: 6.5/10 (2 votes cast)
VN:F [1.6.9_936]
Rating: +1 (from 1 vote)

Sebuah Pilihan Bagi Kemajuan Indonesia

Aleysius H. GondosariOleh: Aleysius H. Gondosari*

Buku ini diterbitkan dalam rangka memperingati 100 tahun Kebangkitan Nasional, yaitu dengan lahirnya organisasi Boedhi Oetomo pada tanggal 20 Mei 1908. Gramedia mengundang para penulis, pembicara, dan motivator yang telah memberi insprirasi dan motivasi kepada banyak orang untuk berbagi ide, semangat, keprihatinan, ilmu, keahlian, dan kemampuan kepada masyarakat Indonesia. Dalam buku ini terdapat 12 nama yang menyumbangkan tulisannya, yaitu : Adi W. Gunawan, Anand Krishna, Andrew Ho, Anthony Dio Martin, Darmadi Darmawangsa, Gede Prama, Ida Kuraeny, James Gwee, Jamil Azzaini, Sonny Vin, Tommy Siawira, Tung Desem Waringin.

Buku ini sangat menarik untuk dibaca, karena memberi kesempatan untuk belajar dari para trainer dan motivator terkemuka di Indonesia, dan melihat berbagai topik sukses dari berbagai sudut pandang, yaitu tentang sukses itu sendiri, rahasia sukses, mind set, motivasi, optimisme, positif, kreatif, inovasi, emosi, respons, kecerdasan, spiritual, energi, profesional, hukum universal, dan passion.

Adi W. Gunawan, pakar Mind Technology, menulis tentang rahasia Mindset sebagai kunci sukses. Selain mindset, untuk sukses diperlukan (1) impian, (2) yakin, (3) syukur, (4) pasrah, dan (5) doa. Selain itu, Adi juga mengajarkan bagaimana Berguru Kepada Diri Sendiri dengan cara hening.

Anand Krishna, pendiri Yayasan Anand Ashram, menulis tentang Total Success, bahwa setiap orang berhak atas keberhasilan sempurna, karena semuanya sudah tersedia di dalam dirinya. Setiap orang menentukan dirinya sendiri untuk sukses. Anand Krishna mengatakan, Anda tidak membutuhkan motivator….. Karena Anda bukanlah jiwa yang lemah.” Anand Krishna mengajukan dua pertanyaan : (1) Apakah kita bekeja demi Kepuasan Diri, Kebahagiaan Diri atau sekadar untuk Mencari Uang? (2) Apakah pekerjaan saya hanya memuaskan dan membahagiakan diri saya atau juga membahagiakan orang lain?

Selain itu, Anand yang cinta Indonesia juga mengulas tentang pentingnya Pilihan kemajuan yang harus diambil oleh Indonesia. Pilihannya adalah apakah Indonesia akan memilih kesejahteraan dan kemakmuran manusia Indonesia secara menyeluruh dan merata, ataukah memperbanyak jumlah supermal, pencakar langit, perumahan, dan perkantoran mewah. Melangkah menuju kehancuran atau perbaikan dan kemajuan melalui sektor pendidikan dan ekonomi.

Andrew Ho, Mr. The BEST, menulis tentang Inspirasi Kreatif dan Menikmati Kehidupan. Ada berbagai cara untuk memperoleh inspirasi kreatif, yaitu bersikap terbuka, mencintai pekerjaan, mencari solusi, menyegarkan pikiran, memperluas wawasan, berpikir kreatif, optimis, berpikir positif, memadukan ilmu pengetahuan dengan semangat kerja, memanfaatkan ide orang lain untuk menciptakan ide baru.

Anthony Dio Martin, penulis buku bestseller Kecerdasan Emosional dan Pengembangan Pribadi, mengulas tentang Emosi sebagai motor kesuksesan. Kebiasaan menunda merupakan sabotase emosi terhadap goal kita. Anthony memberikan dua tip menggunakan emosi untuk mencapai sukses. Pertama, kaitkan goal kita dengan emosi yang menyenangkan. Kedua, memperbesar rasa sakit seandainya kita tidak melakukannya.

Dalam tulisan yang kedua, Dari Arggg! Menjadi Aha!: Mengatasi Pembajakan Amydala untuk Kesuksesan Anda, Anthony memberi tip bagaimana mengubah respons yang negatif dan tidak terkendali dalam menghadapi situasi yang tidak menyenangkan menjadi respons yang positif dan efektif. Pertama, bersikaplah antisipatif. Kedua, tekanlah tombol “PAUSE”. Ketiga, pastikan Anda memikirkan apa saja pilihan Anda. Keempat, pastikan Anda sempat memikirkan akibat jangka panjangnya.

Darmadi Darmawangsa, The Master of Motivation, membuka rahasia tentang 7 Powerful Steps to Boost Your Esteem. Dengan bertumbuhnya rasa percaya diri, orang akan lebih berani mengambil resiko dan lebih berani menghadapi kegagalan, akan menjadi lebih sukses dalam hidup, dan membawa kedamaian dan kebahagiaan di hati karena bangga menjadi dirinya yang sebenarnya.

Dalam 7 Langkah Dahsyat Meraih Impian Anda, Darmadi menjabarkan 7 langkah efektif agar mimpi dapat tercapai, yaitu (1) Impikanlah! (2) Percayalah! (3) Lihatlah! (4) Ceritakanlah! (5) Rencanakanlah! (6) Kerjakanlah! (7) Rayakanlah!

Gede Prama, Sang Jejak Spiritual, membahas tentang kecerdasan sukses dalam tulisannya Success Intelligence, dalam analogi Menanak Nasi Kehidupan, ketika kita mulai memasak nasi, api dibuat sebesar-besarnya. Namun, begitu airnya mendidih serta jumlah air mendekati habis, api segera dikecilkan. Demikian pula, dalam kehidupan, pada tingkat tertentu, diperlukan kecerdasan kesuksesan dalam bentuk keberanian untuk mengatakan cukup pada uang (mengecilkan api kompor), dengan rasa syukur dan perasaan berkecukupan, untuk membuka jendela kehidupan yang serba indah.

Pada tahap awal uang memang pendorong energi, kekuatan yang membuat hidup lebih hidup. Namun tanpa kecerdasan kesuksesan yang cukup, uang akan membuat manusia lapar dan semakin lapar. Kesadaran akan bahaya baru muncul, ketika semuanya sudah terbakar habis. Oleh sebab itu, di umur 40 tahun jangan lupa belajar mengecilkan kompor melalui rasa bersyukur dan rasa berkecukupan.

Dalam tulisan Success As A Journey: Dari Sukses yang Membakar Menuju Sukses yang Bergetar, Gede Prama mengingatkan agar orang jangan terbakar oleh sukses, tetapi mendidik diri untuk hidup berkecukupan. Perasaan berkecukupan adalah kekayaan teragung. Dalai Lama mengatakan, Contentment is the greatest wealth.” Ketika kita merasa berkecukupan dan berhenti mencari, ada satu pintu kehidupan yang terbuka: keheningan. Berbeda dari kegiatan mencari yang super sibuk, keheningan hanya menjadi saksi dari apa saja yang terjadi. Kesadaran yang tidak memilih. Bagi Gede Prama, keheningan sempurna itulah yang paling menggetarkan.

Ida Kuraeny, Ratu Agen Asuransi Indonesia, mengajarkan 3 Langkah Menjadi Wiraniaga Profesional. Bagi Ida, semua pekerjaan memberi kesempatan kepada kita semua untuk sukses, tanpa melihat siapa yang melakukannya. Ketiga langkah tersebut adalah: (1) Membangun semangat sebagai pemenang, (2) Mengundang kesuksesan ke dalam kehidupan sehari-hari, (3) Memberikan energi dalam kehidupan.

James Gwee, Indonesia’s Favourite Trainer, dalam tulisan Tas Ayah, ia menceritakan tentang pentingnya melatih keterampilan dan kemampuan yang akan menjadikan kita kuat dalam hidup ini. Dalam Matematika Anak, James Gwee mengajarkan tentang pentingnya belajar dari masalah yang diberikan kehidupan kepada kita, seperti halnya kita akan naik tingkat bila berhasil menyelesaikan masalah dalam pelajaran Matematika.

Jamil Azzaini, sang Inspirator Sukses Mulia, menjadikan To Be Sebagai Kendali Hidup. Ada dua kata penting yang dapat kita jadikan sebagai pedoman hidup, yaitu To Have, keinginan untuk “memiliki” sesuatu, dan To Be, keinginan untuk “menjadi. Perbedaannya terletak pada titik tujuan atau fokus yang dikejar. Orang-orang visioner memilih To Be sebagai kendali hidup.

Sonny Vin, Spesialis Motivasi dan Pengembangan Diri, membahas tentang hukum universal, yaitu The Law Of Attraction. Sonny mengembangkan 3 prinsip The Law Of Attraction - (1) Ask, (2) Believe, dan (3) Receive - menjadi 7 langkah yang masuk akal, yaitu (1) Ask - Impian yang masuk akal (2) Believe - Ciptakan kondisi yang membuat Anda percaya (3) Tulis impian yang spesifik (4) Umumkan kepada orang lain sebagai “pendorong” semangat (5) Receiving - Tanggap membaca peluang (6) Menggunakan Leverage untuk mencapai tujuan (7) Take Action! Sekarang juga.

Dalam Semakin Banyak Anda Memberi Akan Semakin Banyak Menerima Sony mengajarkan pentingnya prinsip memberi dalam mengejar impian kita. Memberi merupakan Hukum Utama atau Universal Laws. Sony mengajarkan cara memberi berdasarkan aturan, yaitu: (1) Dengan rasa tulus dan ikhlas, dan (2) Tidak selalu dalam bentuk uang.

Tommy Siawira, Coach dan Certified NLP Trainer, mengatakan bahwa dalam Anda Berpotensi Untuk Menjadi Yang Terbaik, setiap orang mampu berprestasi. Keyakinan yang sangat kuat merupakan sebuah kekuatan pendorong untuk mencapai tujuan.

Dalam tulisan berikutnya, Tommy menjelaskan pentingnya Passion sebagai bahan bakar untuk mencapai puncak prestasi.

Tung Desem Waringin, Pelatih Sukses No. 1 Indonesia, mengajarkan tentang The Most Powerful Secret untuk kaya. Napoleon Hill telah mewawancarai 500 orang terkaya pada zamannya dan semuanya mengikuti rahasia sederhana yang sama dalam menciptakan kekayaan, yaitu Semua Kekayaan Diciptakan Dalam Pikiran Manusia.[ahg]

* Aleysius H. Gondosari adalah alumnus ITB tahun 1984, trainer bidang organisasi dan manajemen, penggemar fotografi, pengembang online business, dan sedang menulis buku tentang sehat secara alami dengan metode Energi 5 Elemen. Aley tinggal di Jakarta dan dapat dihubungi melalui email: aleysiush[at]gmail.com atau di nomor telepon: 0818116669.

bkindbkitDATA BUKU

Judul Buku: Indonesia…BANGKIT!!!

Oleh: Adi W. Gunawan dkk.

Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama, 2009

ISBN: 978-979-22-4333-8

Tebal: viii + 235

Ukuran: 13,5 x 20 cm

Jumlah Tulisan: 21

VN:F [1.6.9_936]
Rating: 8.0/10 (1 vote cast)
VN:F [1.6.9_936]
Rating: +1 (from 1 vote)

Menjadi Pemimpin Sejati Seperti Gajah Mada

Aleysius H. GondosariOleh: Aleysius H. Gondosari*

Gajah Mada mengucapkan Sumpah Palapa pada tahun 1331, ketika ia diangkat sebagai Mahapatih Majapahit. Sumpah ini termuat dalam kitab Pararaton. Gajah Mada bersumpah tidak akan makan palapa, sebelum seluruh Nusantara dikalahkan, yaitu Gurun, Seram, Tanjungpura, Haru, Pahang (Semananjung), Dompo, Bali, Sunda, Palembang, dan Tumasik (Singapura). Ini adalah visi besar Gajah Mada.

Baru 597 tahun kemudian, setelah Sumpah Palapa diikrarkan, pada tanggal 28 Oktober 1928 Sumpah Persatuan itu terdengar menggelegar lagi sebagai Sumpah Pemuda. Setelah itu, baru tanggal 1 Juni 1945, nilai-nilai dan ideologi Pancasila Gajah Mada diperkenalkan kembali oleh Soekarno dalam sidang BPUPKI.

Dengan visi Sumpah Pemuda yang tidak lain adalah reinkarnasi Sumpah Palapa, serta Pancasila yang tidak lain adalah way of life Gajah Mada, tanggal 17 Agustus 1945 berdirilah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Apakah yang menjadi rahasia sukses Gajah Mada, sehingga mampu mempersatukan seluruh Nusantara, yang baru diwujudkan kembali 587 tahun kemudian?

Gajah Mada adalah seorang anak desa dari kalangan kebanyakan, yang terbukti berhasil membentuk sebuah negara besar, yang teritorialnya kira-kira sama dengan bentangan Irlandia sampai pegunungan Kaukasia (lebih luas dari NKRI sekarang). Gajah Mada telah membuat sesuatu yang hampir mustahil dilakukan orang-orang pada zamannya. Tentu akan muncul banyak pertanyaan dalam diri kita:

  • Misteri apakah yang menjadi kunci sukses seorang Gajah Mada?
  • Misteri apakah yang ada di balik suksesnya mewujudkan Sumpah Palapa yang legendaris itu?
  • Misteri apakah yang menuntun Gajah Mada bisa meniti karier dari prajurit biasa sampai mencapai puncak karier sebagai mahapatih atau perdana menteri?
  • Misteri apakah yang membentuk seorang Gajah Mada, sehingga mampu menjadi CEO Negara Majapahit yang heterogen dengan segala permasalahannya; heterogen dengan suku, bahasa, dan agamanya; dengan wilayah yang begitu luas, terdiri dari ribuan pulau dan terpisah-pisah oleh lautan?

Mohamad Hendratmoko dengan nama pena Bhre Tandes, mempelajari misteri ini selama dua tahun. Ternyata, misteri sukses Gajah Mada terletak pada kuatnya keyakinan dan konsistensi Gajah Mada dalam menjalankan prinsip-prinsip utama kepemimpinan Astadasa Kottamaning Prabhu, yaitu 18 Prinsip-Prinsip atau Kaidah-Kaidah Utama Kepemimpinan Efektif. Prinsip-prinsip tersebut bersumber dari filsafat dan way of life yang diyakininya.

Bhinneka Tunggal Ika Tan Hana Dharma Mangrwa yang bersumber dari ajaran Mpu Tantular, dan mencerminkan spiritualitas Jawa yang bersifat holistic spirituality, memberi inspirasi pandangan hidup pada Gajah Mada. Mpu Tantular maupun Mpu Prapanca menemukan esensi Ketuhanan Yang Esa, esensi Buddha dan esensi Shiwa sebenarnya satu.

Pandangan spiritualitas semesta ini mewarnai kehidupan Gajah Mada, termasuk perilaku kepemimpinannya. Pandangan hidup tersebut membentuk visi Trihita Wacana. Visi ini menjiwai Astadasa Kottamaning Prabhu.

Inti Trihita Wacana adalah terciptanya hidup harmoni, yaitu untuk mencapai kebahagiaan dunia (jagaddhita) dan akhirat (moksa), dan di dalam kehidupan ini harus dijaga hubungan harmonis antara:

  1. Manusia dan Tuhan
  2. Manusia dan alam
  3. Manusia dan manusia (sesama manusia)

Penghayatan dan pengamalan Trihita Wacana akan membentuk sebuah kualitas hidup yang sekarang dikenal dengan kecerdasan intelektual (IQ), emosional (EQ), dan spiritual (SQ) secara utuh dan seimbang. Astadasa Kottamaning Prabhu mencerminkan keutuhan dan keseimbangan ketiga kecerdasan tersebut.

Secara garis besar, kaidah kepemimpinan Gajah Mada dapat diklasifikasikan menjadi tiga dimensi, yaitu: spiritual, moral, dan manajerial.

Dimensi Spiritual terdiri dari tiga prinsip, yaitu Wijaya: tenang, sabar, bijaksana; Masihi Samasta Bhuwana: mencintai alam semesta; dan Prasaja: hidup sederhana.

Dimensi Moral terdiri dari enam prinsip, yaitu Mantriwira: berani membela dan menegakkan kebenaran dan keadilan; Sarjawa Upasama: rendah hati; Tan Satrsna: tidak pilih kasih; Sumantri: tegas, jujur, bersih, berwibawa; Sih Samasta Bhuwana: dicintai segenap lapisan masyarakat dan mencintai rakyat; Nagara Gineng Pratijna: mengutamakan kepentingan negara di atas kepentingan pribadi, golongan, dan keluarga.

Dimensi Manajerial terdiri dari sembilan prinsip, yaitu Natangguan: Mendapat dan menjaga kepercayaan dari masyarakat; Satya Bhakti Prabhu: loyal dan setia kepada nusa dan bangsa; Wagmiwag: pandai bicara dengan sopan; Wicaksaneng Naya: pandai diplomasi, strategi, dan siasat; Dhirotsaha: rajin dan tekun bekerja dan mengabdi untuk kepentingan umum; Dibyacitta: lapang dada dan bersedia menerima pendapat orang lain; Nayaken Musuh: menguasai musuh dari dalam dan dari luar; Ambek Paramartha: pandai menentukan prioritas yang penting; Waspada Purwartha: selalu waspada dan introspeksi untuk melakukan perbaikan.

Buku ini terdiri dari lima bagian utama. Bagian I berisi tentang latar belakang kehidupan dan karier Gajah Mada dari seorang anak desa hingga menjadi seorang Mahapatih Majapahit.

Bagian II membahas tentang Dimensi Spiritual. Bagian III membahas tentang Dimensi Moral. Bagian IV membahas tentang Dimensi Manajerial. Sedangkan Bagian V membahas tentang Refleksi, belajar dari Gajah Mada.

Selain prinsip-prinsip, di dalam buku ini juga terdapat latihan-latihan meditasi dan kontemplasi sebagai bimbingan praktis untuk meningkatkan ESQ.

Buku ini merupakan buku yang menarik dan layak dibaca oleh orang-orang yang ingin belajar tentang moral, manajemen, dan kepemimpinan dan bagi orang yang ingin menjadi pemimpin yang lebih paripurna.[ahg]

* Aleysius H. Gondosari adalah alumnus ITB tahun 1984, trainer bidang organisasi dan manajemen, penggemar fotografi, pengembang online business, dan sedang menulis buku tentang sehat secara alami dengan metode Energi 5 Elemen. Aley tinggal di Jakarta dan dapat dihubungi melalui email: aleysiush[at]gmail.com atau di nomor telepon: 0818116669.

bk-gjh-madaDATA BUKU

Judul Buku: 18 Rahasia Sukses Pemimpin Besar Nusantara – Gajah Mada

Penulis: Bhre Tandes

Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 2007

ISBN : 978-979-22-3021-5

Tebal : xi + 122 hal

Ukuran : 13,5 x 20 cm

VN:F [1.6.9_936]
Rating: 9.3/10 (3 votes cast)
VN:F [1.6.9_936]
Rating: +1 (from 1 vote)

Milestone: Batu Pengukur yang Luar Biasa

aleysius h gondosariOleh: Aleysius H. Gondosari*

Sewaktu masih sekolah di SD dan SMP, ayah sering mengajak saya pulang pergi Medan-Padang naik bus pada waktu liburan sekolah. Diperlukan waktu 24 jam untuk sampai di tempat tujuan. Salah satu yang menarik perhatian adalah batu penunjuk kilometer atau milestone. Saya suka memerhatikan batu penunjuk tersebut untuk mengetahui sudah berapa kilometer kami berjalan, atau berapa kilometer lagi kami akan sampai, kota-kota apa saja yang sudah kami lalui, dan kota-kota apa yang akan kami lalui.

Beberapa kota yang menarik selama perjalanan dari Medan adalah Pematang Siantar dengan becak motornya, Parapat dan Balige di tepi danau volkano terbesar di dunia, yaitu Danau Toba. Kemudian, melewati Sibolga yang terletak di tepi Samudra Indonesia, Bonjol yang tepat berada di garis katulistiwa, Bukit Tinggi, kota pegunungan yang indah tempat kelahiran Bung Hatta, dan Padang Panjang yang sering berkabut dan terletak di antara Gunung Merapi dan Gunung Singgalang.

Tanggal 8 Februari 2009 yang lalu, saya mendapat kesempatan mendengarkan milestone dari seorang tokoh yang luar biasa. Saya mendapat undangan gratis dari tetangga yang mengajak saya menghadiri seminar motivasi Andrie Wongso, Motivator Nomor 1 Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, Andrie menceritakan tahapan kehidupan yang beliau lalui, mulai dari sekolahnya ditutup sehingga beliau mendapat gelar SDTT (SD Tidak Tamat), umur 22 tahun ke Jakarta, tanpa ijazah, menjadi guru kungfu, melamar jadi bintang film Hong Kong. Kemudian mulai membuat kartu motivasi pertama di Indonesia dengan nama Harvest, hingga akhirnya menjadi motivator nomor 1 di Indonesia.

Dalam hidup ini, kita semua memiliki tahap-tahap kehidupan yang berkesan, dan kita semua ingin agar tahap-tahap kehidupan ini semakin lama semakin baik atau semakin sukses. Contoh di atas menggambarkan bagaimana perjuangan Andrie Wongso dalam mencapai kesuksesan.

Dulu, ketika saya ditugaskan untuk memimpin Departemen Produk Baru, ada beberapa proyek yang harus dikerjakan pada saat yang sama. Kami mempunyai beberapa tim yang mengerjakan beberapa proyek berbeda pada saat yang sama. Setiap tim mempunyai Koordinator Desain, yang tugas utamanya adalah memperlakukan setiap produk baru sebagai sebuah proyek. Jadi, mereka menjalankan Manajemen Proyek, membuat rencana, dan membuat milestone.

Dalam Manajemen Proyek, sebuah milestone adalah akhir dari sebuah tahapan yang menandakan bahwa sebuah fase atau paket kerja atau work package telah selesai. Milestone membantu Manajemen Proyek untuk menentukan secara akurat apakah sebuah proyek dikerjakan sesuai dengan skedul.

Dalam bukunya Product Design and Development, Karl Ulrich menyinggung mengenai pentingnya milestone ini sebagai alat ukur kemajuan proyek kita.

Milestone kami pada saat itu adalah Concept Design, Product Design, Part Design, Prototyping, Trial Production, Pre-Production, dan Mass Production. Milestone ini menjadi sangat penting ketika kami harus melaporkan kemajuan proyek setiap bulan di hadapan pimpinan kami. Dengan adanya milestone ini, pimpinan kami mengetahui kemajuan setiap proyek dengan mudah. Ada proyek yang baru dimulai pada tahap Concept Design, ada yang sudah sampai Product Design, yang lain sudah menyelesaikan Prototyping atau Trial Production, dan ada yang sudah mulai Pre-Production atau Mass Production.

Ketika anak-anak sudah mulai besar, saya ingin merasakan lagi pengalaman yang dulu, melihat milestone yang telah kami lalui sepanjang perjalanan. Jadi, saya bersama keluarga mengendarai mobil dari Jakarta ke Yogyakarta. Kami melalui Bekasi, Cikampek, Indramayu, Cirebon, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Semarang, Ungaran, dan kami bermalam di Magelang, karena ingin mengunjungi Borobudur esok paginya. Keesokan harinya setelah mengunjungi Borobudur, kami melanjutkan perjalanan ke Yogyakarta. Tidak lupa makan lesehan di Malioboro.

Demikian pula, dalam hidup ini, dalam mencapai cita-cita, kita juga memerlukan milestone, untuk mengetahui apakah kita memang sedang maju atau sedang jalan di tempat. Kita bisa membuat milestone pribadi, dan melihatnya pencapaiannya tahun demi tahun.

Mari kita nikmati milestone yang telah kita lalui, dan milestone berikutnya yang akan kita capai.[ahg]

* Aleysius H. Gondosari adalah alumnus ITB tahun 1984, trainer bidang organisasi dan manajemen, penggemar fotografi, dan pengembang online business. Aley tinggal di Jakarta dan dapat dihubungi melalui email: aleysiush[at]gmail.com atau di nomor telepon: 0818116669.

VN:F [1.6.9_936]
Rating: 8.5/10 (2 votes cast)
VN:F [1.6.9_936]
Rating: 0 (from 0 votes)

Anak Anda adalah Proyek yang Luar Biasa

ahg1Oleh: Aleysius H. Gondosari*

Tulisan berikut ini adalah bagian pertama dari 2 tulisan, yaitu “Anak Anda adalah Proyek yang Luar Biasa” dan “Milestone: Batu Pengukur yang Luar Biasa”.

Beberapa tahun yang lalu, saya tertarik dengan sebuah tulisan dalam majalah Engineering Management yang judulnya “The Project is You”. Topiknya adalah bagaimana memperlakukan karier kita sebagai sebuah proyek. Sebagaimana halnya sebuah proyek, kita perlu membuat rencana dan membuat target pencapaian pada setiap tahap atau milestone. Jadi, sebelum mulai bekerja kita perlu menentukan jenis pekerjaan apa yang akan kita pilih, untuk mencapai cita-cita kita.

Pada minggu-minggu terakhir bulan Januari 2009, ada beberapa informasi menarik yang menguatkan tentang pentingnya kita mengelola diri kita atau anak-anak kita sebagai sebuah proyek yang luar biasa.

Dalam sebuah tulisan di koran anak Berani terbitan 22 Januari 2009, Fermina Katarina Sinaga guru kelas 3 SD Fransiskus Asisi, yang pernah menjadi guru Barack Obama, berkata bahwa Obama kecil adalah calon pemimpin. Obama suka bertanya di kelas, suka menolong, dan gesit. Pada pelajaran mengarang, Obama menulis,Saya Barry Soetoro (nama Obama di Indonesia). Saya kelas tiga. Ibu guru saya ibu Fer. Teman saya banyak. Semuanya baik-baik. Saya ingin jadi presiden. Saya cinta Indonesia. Alamnya enak. Saya ingin berkeliling Indonesia.”

Ternyata cita-cita ingin jadi presiden yang ditulis oleh Barack Obama kecil sewaktu ia masih kelas 3 SD terealisasi di usia 47 tahun, tepatnya pada tanggal 20 Januari 2009.

Ada informasi penting pada tanggal 24 Januari 2009. Pada hari itu, beberapa harian memuat tentang satu juta anak Indonesia yang cerdas dengan IQ di atas 125, di antaranya koran Kompas dan koran anak Berani. Profesor Yohanes Surya dan Kak Seto mengulas betapa pentingnya bagi Indonesia untuk menangani agar satu juta anak ini bisa berhasil di masa depan, baik dari segi intelektual, spiritual, dan emosional. Dengan kata lain, ini adalah sebuah proyek yang luar biasa, karena ada satu juta anak cerdas di Indonesia yang berpotensi menjadi orang sukses luar biasa.

Dalam sebuah survei di Amerika Serikat, anak-anak yang bercita-cita atau pernah menuliskan cita-citanya sewaktu masih kecil, sebagian besar berhasil mencapai apa yang mereka cita-citakan. Tetapi, anak-anak yang tidak pernah bercita-cita, akhirnya sebagian besar menjadi orang biasa-biasa saja. Kita bisa melihat salah satu contohnya pada Barack Obama di atas.

Tahun lalu, anak saya yang waktu itu baru naik ke kelas 3 SMP, bersama anak-anak lainnya mengikuti boot camp untuk anak remaja. Di samping mendapat pelatihan motivasi dan teknik belajar, mereka juga harus menyusun visi, misi, roadmap, dan target tahunan yang akan mereka capai hingga visi mereka terealisasi. Sebagian anak bercita-cita ingin menjadi dokter, yang lain ingin menjadi pengusaha, wirausaha, insinyur, desainer, dan lain-lain. Jadi visi, misi, roadmap, dan target yang biasanya kita pelajari dalam pelajaran manajemen, sudah ditularkan kepada anak remaja. Semoga saja cita-cita mereka bisa terealisasi.

Menurut Profesor Yohanes Surya dalam bukunya Mestakung (semesta mendukung), ketika kita bercita-cita mencapai sesuatu yang besar, maka alam semesta akan ikut mendukung tercapainya cita-cita tersebut. Menurut beliau, hal ini sesuai dengan hukum fisika. Ketika kita mempunyai cita-cita, diri kita sendiri secara otomatis atau tanpa kita sadari akan membuat sebuah proyek baru untuk mencapai cita-cita tersebut.

Saya ingin menceritakan tentang Ibu saya, yang memberi inspirasi kepada saya untuk terus belajar. Ibu saya dulu pernah bercita-cita kuliah di perguruan tinggi. Tetapi, karena adik-adik beliau cukup banyak, Ibu berhenti sekolah setelah tamat SMP, agar adik-adik beliau bisa sekolah. Akhirnya, adik-adik beliau semua berhasil kuliah di perguruan tinggi. Ketika saya duduk di kelas 4 SD, ada kesempatan bagi Ibu untuk meneruskan sekolah ke sekolah guru yang setingkat SMA. Jadi waktu saya lulus kelas 6 SD, Ibu juga lulus sekolah guru pada usia 35 tahun. Kemudian, waktu saya meneruskan S-2 manajemen tahun 1994, ternyata Ibu juga sedang meneruskan pendidikan ke D-3. Tidak lama setelah saya lulus S-2, Ibu juga lulus D-3 pada usia 57 tahun.

Akhirnya, cita-cita Ibu tercapai juga untuk kuliah dan lulus dari perguruan tinggi pada usia 57 tahun. Ternyata, cita-cita tidak mengenal usia. Kita juga pernah membaca, bagaimana kerasnya pengorbanan dan usaha Adnan Buyung Nasution untuk memperoleh gelar doktor dari Universitas Utrecht di Belanda dalam usia 58 tahun.

Jadi, jangan takut untuk meminta anak Anda bercita-cita menjadi orang luar biasa. Juga jangan menertawakan anak Anda bila ia mempunyai cita-cita yang tinggi. Pikiran kita adalah seperti pohon kalpataru, yang dapat mengabulkan segala keinginan, permintaan, dan cita-cita. Cepat atau lambat, cita-cita mereka akan tercapai seperti halnya Barack Obama.

Ketika cita-cita sudah dibuat, maka langkah penting berikutnya adalah membuat beberapa milestone penting atau tonggak pencapaian yang ingin dicapai. Milestone yang terakhir adalah cita-cita yang ingin dicapai. Kita akan membahasnya dalam tulisan berikutnya “Milestone: Batu Pengukur yang Luar Biasa”.[ahg]

* Aleysius H. Gondosari adalah alumnus ITB tahun 1984, trainer bidang organisasi dan manajemen, penggemar fotografi, dan pengembang online business. Aley tinggal di Jakarta dan dapat dihubungi melalui email: aleysiush[at]gmail.com atau di nomor telepon: 0818116669.

VN:F [1.6.9_936]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.6.9_936]
Rating: 0 (from 0 votes)

Kaizen Dapat Membuat Anda Menjadi Luar Biasa

ahgOleh: Aleysius H. Gondosari*

Mengapa Kaizen dapat membuat seseorang menjadi luar biasa? Konsep pemikiran Kaizen adalah bahwa setiap orang ahli pada pekerjaannya masing-masing. Setiap orang dianggap luar biasa pada bidang kerjanya masing-masing. Karena itu, setiap orang diharapkan dapat memberikan sumbang saran dan upaya untuk melakukan perbaikan yang berhubungan dengan pekerjaannya.

Kaizen merupakan sebuah istilah yang cukup populer dalam manajemen Jepang, terutama di bidang industri. Jadi, semua orang di pabrik, mulai dari manajer sampai karyawan atau karyawati di level bawah, dianggap ahli dan mampu melakukan perbaikan. Dalam bahasa Inggris, padanannya adalah Continuous Improvement (CI), yang dapat diartikan usaha untuk terus-menerus melakukan perbaikan.

Ketika kami mengimplementasikan ISO 9002:1994 pada tahun 1996-1997, konsep CI ini belum dimasukkan dalam klausul ISO. Walaupun demikian, kami sudah mulai mengimplementasikan Kaizen. Tetapi, pada saat kami mengimplementasikan ISO 9001:2000 pada tahun 2001-2002, konsep CI ini sudah dimasukkan. Dengan demikian, perusahaan akan lebih mudah lagi mengimplementasikan Kaizen. Bagi perusahaan yang ingin mendapat sertifikasi ISO 2000:9001, harus dapat menunjukkan prosedur dan tindakan yang dilakukan dalam mengimplementasikan CI. Jadi, Jepang ikut menyumbangkan konsep Kaizen atau CI ke dalam ISO 9001:2000.

Kaizen dijalankan melalui proses dan siklus PDCA atau Plan-Do-Check-Action, yaitu merencanakan, melakukan, mengevaluasi, melakukan Preventive Action (PA atau tindakan pencegahan) dan Corrective Action (CA atau tindakan perbaikan). Dengan adanya siklus PDCA ini, terutama dari adanya CA dan PA, maka standar dan hasil kerja semakin lama akan semakin baik.

Kaizen dapat dilakukan pada seluruh proses, apakah pada P, D, C, atau A. Tetapi pada praktiknya, Kaizen lebih banyak dilakukan pada proses Action, yaitu CA dan PA. Pada CA dan PA, akan muncul rekomendasi, apakah ada saran perbaikan untuk P, D, dan C.

Kaizen dapat dilakukan secara perorangan. Tetapi, pada umumnya dilakukan per kelompok dalam bentuk Quality Control Circle (QCC) atau Gugus Kendali Mutu. Sekelompok karyawan/karyawati pada satu bidang pekerjaan mengevaluasi masalah utama pada pekerjaannya, dan membuat target perbaikan yang ingin dicapai, dalam waktu tertentu. Misalnya: masalah produk cacat akan diturunkan dari 1 persen menjadi 0,5 persen dalam waktu 1 bulan.

Kaizen dipopulerkan oleh Masaaki Imai melalui bukunya Gemba Kaizen pada tahun 1986. Kaizen sebenarnya merupakan sebuah konsep atau mindset, agar orang selalu berpikir dan berusaha membuat lebih baik dari yang sudah ada, dengan melakukan pengamatan di tempat kerja atau Gemba. Kaizen merupakan salah satu kunci sukses keunggulan bersaing produk Jepang di dunia.

Hal yang menarik pada Kaizen adalah melibatkan semua orang, mulai dari manajer sampai karyawan/karyawati pada level bawah, mengandalkan pengamatan di tempat kerja, dilakukan dengan biaya yang cukup murah, dan berhasil meningkatkan keunggulan bersaing produk di bidang mutu dan harga. Selain itu, juga menanamkan mindset untuk selalu berpikir ke arah yang lebih baik, untuk selalu belajar dan memperbaiki diri.

Dalam kondisi krisis seperti sekarang, tampaknya konsep Kaizen perlu lebih dipopulerkan lagi untuk meningkatkan efisiensi kerja, sehingga dapat menghasilkan produk-produk bermutu dengan harga murah dan terjangkau. Selain itu, konsep Kaizen juga sudah dimasukkan ke dalam klausul ISO 9001:2000 dalam bentuk implementasi Continuous Improvement. Dengan demikian, setiap perusahaan yang mengimplementasikan ISO, akan otomatis juga akan mengimplementasikan Kaizen.[ahg]

* Aleysius H. Gondosari adalah alumnus ITB tahun 1984, trainer bidang organisasi dan manajemen, penggemar fotografi, dan pengembang online business. Aley tinggal di Jakarta dan dapat dihubungi melalui email: aleysiush[at]gmail[dot]com atau di nomor telepon: 0818116669.

VN:F [1.6.9_936]
Rating: 8.4/10 (12 votes cast)
VN:F [1.6.9_936]
Rating: +2 (from 4 votes)

Motivasi Dunia

Motivasi Dunia

Kolomnis

<
Edy Zaqeus Eni Kusuma Avanti Fontana Alexandra Dewi Miranda Suryadjaja Sofa Nurdiyanti
Anang Y.B. Hartati Nurwijaya Aleysius H. Gondosari Sulmin Gumiri Relon Star Sri Budiastuti
Agus Riyanto Iftida Yasar Fida Abbott Ery Prasetyawan Tanenji Ingrid Gunawan
Maria Saumi Ely Susanti Agung Praptapa Putu Adnyana Fita Irnani Nathalia Sunaidi
M Sebastian Wijaya Abdul Muid Badrun Kak Sugeng Akhmad Sirodz Lisa Nuryanti Abidin Noor
Wuryanano Petriza Giovanni Amelia Devina Tri Wahyuni Endang Setyati Vina Tan
Lianny Hendranata Emmy Angdyani Erawati E. Setyo Hartono Fatma Kartika Sari Supandi Radinal Mukhtar Harahap
Sawali Tuhusetya Gatut Heru Susanto Effendi Budi P. Fajar S. Pramono Ade Asep Syarifuddin Melly Kiong
Guntur Novizal Ida Rosdiana Natapermadi Risfan Munir Sri Julianti Sawiji Farelhana Dewi Rhainy
Deni Kurniawan As’ari Johanes Ariffin Wijaya Indari Mastuti Enggar Kusumaningsiwi Daniel Kurniawan Sayuri Yosiana
A.A. Kunto A. Lina Kartasasmita K. Hanna Fransisca Wahidunnaba Yusuf Tantowi Dwiatmo Kartiko
Meta Sekar Puji Astuti M. Adi Prasetyo Abd. Basid Lily Choo Rina Dewi Lina Berny Gomulya
Zee Cardin M. Iqbal Dawami Sidik Nugroho Emmy Liana Dewi Ridwan Sumantri Dwiyana Apriandini
Andrew Abdi Setiawan Gobind Vasdhev J. I. Michell Suharli Yusnita Rifai Gagan Gartika

Check Google Page Rank

Buku Baru

Obrolan yang Bikin Kamu kaya

Judul: Obrolan yang Bikin Kamu kaya
Oleh: Don Gabor
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama, 2009
ISBN: 978-979-22-5073-2
Tebal: xviii + 380 hal

Jangan hanya membangun jejaring luas-berjejaringlah dengan cerdas!
Obrolan yang Bikin Kamu Kaya menyajikan pendekatan baru revolusioner pada topik berjejaring yang tak lekang waktu. Penulis buku laris dan pelatih komunikasi Don Gabor memperkenalkan Anda pada empat gaya berjejaring—Kopetetif, Supel, [...]

Full Story | February 24th, 2010

Best Viewed With Mozilla FireFox