Kesempatan Emas Menjadi Luar Biasa!

aakaOleh: A.A. Kunto A.*

“Kamu kerja di mana, Mas?”

Pertanyaan klasik dengan jawaban klasik bakal bertatapan.

“Di sebuah perusahaan besar.”

“Hebat.”

Selesai. Satu anggukan. Dua acungan jempol. Segunung pujian. Selesai. Apresiasi basa-basi.

Kenapa basa-basi? Karena, bagi saya, pujian seperti itu tidak tulus. Pujian itu tidak jelas ditujukan kepada siapa: Saya atau perusahaan besar tempat saya bekerja. Kalaupun kepada saya, pujian itu berbuntut, “Karena Anda kerja di perusahaan besar.”

Sejak itu, saya menjadi sensitif pada pujian. Saya suka pujian, sebab pujian membangkitkan semangat, memompa gairah, menyegarkan mental. Tetapi saya tidak suka pujian basa-basi, sebab umur pujian ini hanya pendek belaka, permukaan, garing, dan tak mengubah apa-apa.

Karena saya suka dipuji, sehingga tahu rasanya dipuji, maka saya pun gemar memuji. Dan, karena saya juga tahu rasanya mendapatkan pujian basa-basi, maka saya pun belajar untuk memberi pujian secara tulus, bukan pujian basa-basi. Saya belajar mendekatkan bibir saya dengan hati saya. Ya, supaya pujian yang keluar dari hati lewat mulut saya terasa nyosss bagi yang menerimanya.

Salah satu sumber pembelajaran saya ya website Andaluarbiasa.com ini. Telah cukup lama saya menyimak tulisan demi tulisan yang digawangi oleh Mas Edy Zaqeus ini. Lama pula saya utak-atik, apa gerangan yang luar biasa dari website ini; apa yang luar biasa dari tulisan-tulisannya? Apakah karena nama Edy Zaqeus? Saya kira tidak semata-mata. Apakah karena penulisnya orang-orang beken? Ah, ini pun tak. Lalu?

“Anda”-lah daya tariknya. Dan, ini tampak jelas menegas dalam kesatuan Anda-luar-biasa. Yang luar biasa adalah Anda, kita semua. Pribadi kita. Bukan kita yang diembel-embeli predikat tertentu. Bukan kita yang di bawah baying-bayang jabatan tertentu. Tetapi kita yang unik, yang menyimpan pengalaman dan pemikiran hidup yang luar biasa. Setiap kita punya daya luar biasa, ternyata. Dan, daya magis ini begitu membara di situs ini. Ah, semoga ini bukan pujian basa-basi saya.

Yang terang, berkat tulisan-tulisan di laman ini, saya mendapatkan pelajaran berharga tentang “bagaimana mengapresiasi orang”. Tentang pujian yang menghidupkan. Tentang nyala api yang berkobar-kobar.

Dari luar situs ini, saya juga menyerap banyak sekali pelajaran berharga tentang itu. Dan saya percaya, Anda pun demikian. Ada banyak sekali potret sosial yang Anda rekam dan kemudian mengukuhkan sikap Anda untuk menghargai orang karena karyanya.

Ini pelajaran yang saya unduh: Saya tak lagi berhala (mengarah/menuju) pada pertanyaan, “Anda kerja di mana, Mbak?” Saya mulai merawat keagungan rasa hormat, “Anda melakukan apa dengan pekerjaan itu?”

Asumsi saya sederhana. Tidak selalu orang yang bekerja di perusahaan besar melakukan pekerjaan besar. Pekerjaan besar tak selalu bertalian dengan lembaga besar. Pekerjaan besar di perusahaan besar pastilah digagas oleh orang berpikiran jauh ke depan dan bertindak besar.

Sebaliknya, banyak hal besar dibidani oleh orang-orang yang bukan siapa-siapa. Dan, mereka-mereka ini biasanya tidak berpretensi membikin sesuatu yang besar. Mereka justru hanya menggulirkan ide-ide sederhana, namun berdampak besar. Mereka mengerjakan urusan-urusan kecil dengan spirit besar.

Maka, pada orang-orang seperti inilah kita perlu belajar tentang apa yang mereka kerjakan, tidak semata silau oleh empuk kursi jabatannya. Jabatan memang bisa mencerminkan kemampuan seseorang. Namun, ini bukan satu-satunya alat ukur. Justru pertanyaannya, bikin apakah mereka yang memiliki jabatan tinggi?

Situs Andaluarbiasa.com ini menunjukkan bagaimana hal-hal besar dalam hidup adalah milik semua orang. Yang sudah memiliki jabatan tinggi di perusahaan besar terus mengasah diri untuk menjadikan jabatannya berguna bagi kemaslahatan banyak orang; yang sudah populer menyewakan popularitasnya untuk menyebarkan kabar optimisme; yang bebas dari predikat jabatan pun menyumbangkan wawasan dan pengalamannya untuk menjadi percaya diri dan berprestasi.

Ini karya besar Andaluarbiasa.com yang saya kagumi. Betapa situs ini menjadikan orang-orang luar biasa berjejaring dalam simpul penguatan. Saya mencermati tulisan-tulisan di situs ini. Kebanyakan justru bercerita tentang hal-hal sederhana, kejadian-kejadian sepele di rumah, peristiwa-peristiwa kecil di kantor, yang dampaknya justru luar biasa. Situs ini menjadi persimpangan jalan bagi penulisnya untuk bertegur sapa tentang hal-hal luar biasa di sudut-sudut yang kerap terabaikan. Saya yakin, situs ini menjadi menarik bukan karena “siapa yang menulis”, tetapi “apa isi tulisannya”; pesannya, bukan pemberi pesannya.

Kebijaksanaan hidup dari situs ini: Apa yang Anda kerjakan, bukan apa pekerjaan Anda.

Namun, dua hal itu bukan untuk dipertentangkan. Tidak ada yang salah, sama sekali, dengan jabatan. Sebagai simbol pencapaian, simbol prestasi, simbol pengakuan, sudah selayaknya kita mensyukuri jabatan yang dihadiahkan kepada kita. Tidak semua orang merasakan penghargaan ini. Namun, yang jauh lebih penting adalah bagaimana rasa syukur atas jabatan yang melekat pada diri kita itu kita kendarai untuk melakukan sesuatu yang menjadikan semakin banyak orang luar biasa.

Sebaliknya, bagi yang bukan siapa-siapa, situs Andaluarbiasa.com ini menegaskan dengan sangat gamblang betapa tidak ada halangan sedikit pun bagi kita untuk menyumbangkan sesuatu. Ingat adagium jurnalistik ini: Salah satu kriteria sebuah peristiwa disebut berita adalah ketika “orang kecil melakukan hal-hal besar” dan/atau “orang besar melakukan hal-hal kecil”.

Kita bisa modifikasi dalam konteks ini. Sesuatu yang luar biasa adalah ketika “orang bukan siapa-siapa melakukan hal-hal besar” dan/atau “orang-orang yang sudah siapa-siapa (berjabatan) melakukan hal-hal kecil”. Dan, saya tambahkan saja, lebih-lebih jika “orang besar yang sudah siapa-siapa melakukan hal-hal besar”.

Untuk menutup tulisan ini, marilah kita berkaca, sudah melakukan apakah kita dengan profesi, pekerjaan, jabatan, dan status profesional kita? Sudahkah kita memanfaatkan jabatan kita untuk membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya; mengatasi pengangguran, dan memacu produktivitas? Sudahkah kita yang entrepreneur berkarya secara optimal sehingga memberi semangat bagi mereka yang ingin menekuni jalur wiraswasta? Sudahkah kita sebagai karyawan bekerja penuh energi sehingga kinerja perusahaan turut terdongkrak naik?

Jika sudah, Anda memang luar biasa. Jika belum, ini kesempatan emas Anda menjadi luar biasa.[aaka]

* A.A. Kunto A. lahir di Sleman, Yogyakarta, tanggal 15 November 1977. Saat ini menjabat Pemimpin Redaksi Penerbit Galangpress Group yang membawahi tujuh penerbit. Alumnus Jurusan Ilmu Sosiologi, Fisipol UGM, Yogyakarta ini pernah menjadi wartawan majalah Marketing, dan telah menulis sejumlah buku, di antaranya Cara Gampang Jadi Wartawan (Indonesia Cerdas, 2006), Cepat Kaya Jadi Presenter (Indonesia Cerdas, 2006), dan Perang Panglima (Galangpress, 2007). Kunto dapat dihubungi melalui pos-el: aakuntoa[at]gmail[dot]com atau kunjungi blog-nya: http://aakuntoa.wordpress.com.

VN:F [1.6.9_936]
Rating: 9.3/10 (3 votes cast)
VN:F [1.6.9_936]
Rating: +3 (from 3 votes)

Motivasi Dunia

Motivasi Dunia

Kolomnis

<
Edy Zaqeus Eni Kusuma Avanti Fontana Alexandra Dewi Miranda Suryadjaja Sofa Nurdiyanti
Anang Y.B. Hartati Nurwijaya Aleysius H. Gondosari Sulmin Gumiri Relon Star Sri Budiastuti
Agus Riyanto Iftida Yasar Fida Abbott Ery Prasetyawan Tanenji Ingrid Gunawan
Maria Saumi Ely Susanti Agung Praptapa Putu Adnyana Fita Irnani Nathalia Sunaidi
M Sebastian Wijaya Abdul Muid Badrun Kak Sugeng Akhmad Sirodz Lisa Nuryanti Abidin Noor
Wuryanano Petriza Giovanni Amelia Devina Tri Wahyuni Endang Setyati Vina Tan
Lianny Hendranata Emmy Angdyani Erawati E. Setyo Hartono Fatma Kartika Sari Supandi Radinal Mukhtar Harahap
Sawali Tuhusetya Gatut Heru Susanto Effendi Budi P. Fajar S. Pramono Ade Asep Syarifuddin Melly Kiong
Guntur Novizal Ida Rosdiana Natapermadi Risfan Munir Sri Julianti Sawiji Farelhana Dewi Rhainy
Deni Kurniawan As’ari Johanes Ariffin Wijaya Indari Mastuti Enggar Kusumaningsiwi Daniel Kurniawan Sayuri Yosiana
A.A. Kunto A. Lina Kartasasmita K. Hanna Fransisca Wahidunnaba Yusuf Tantowi Dwiatmo Kartiko
Meta Sekar Puji Astuti M. Adi Prasetyo Abd. Basid Lily Choo Rina Dewi Lina Berny Gomulya
Zee Cardin M. Iqbal Dawami Sidik Nugroho Emmy Liana Dewi Ridwan Sumantri Dwiyana Apriandini
Andrew Abdi Setiawan Gobind Vasdhev J. I. Michell Suharli Yusnita Rifai Gagan Gartika

Check Google Page Rank

Buku Baru

Obrolan yang Bikin Kamu kaya

Judul: Obrolan yang Bikin Kamu kaya Oleh: Don Gabor Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama, 2009 ISBN: 978-979-22-5073-2 Tebal: xviii + 380 hal Jangan hanya membangun jejaring luas-berjejaringlah dengan cerdas! Obrolan yang Bikin Kamu Kaya menyajikan pendekatan baru revolusioner pada topik berjejaring yang tak lekang waktu. Penulis buku laris dan pelatih komunikasi Don Gabor memperkenalkan Anda [...]

Full Story | February 24th, 2010

Best Viewed With Mozilla FireFox