Sukses Sekaligus Tetap Menikmati Hidup

lhOleh: Lianny Hendranata*

Banyak orang kaya sampai harus mengeluarkan uang dalam jumlah yang sangat besar untuk mengganti organ-organ mereka yang sudah rusak. Sementara, Michael Jakson yang dikaruniai raut wajah yang ganteng dan sehat, khas orang kulit hitam Amerika, berusaha mengubah wajah dan kulitnya agar sesuai dengan kepuasan hatinya.

Kelahiran dan kematian merupakan titik pemisah yang membedakan satu masa kehidupan. Memang, sangat kontras keadaannya, di satu sisi banyak orang yang ingin hidup lebih lama, di sisi yang lain banyak pula orang yang ingin cepat mengakhiri hidupnya. Begitu juga banyak orang yang cepat-cepat meninggalkan masa mudanya dengan berpikir dirinya sudah tua, mereka terus mengejar obat-obat awet muda pada usianya yang belum tua.

Menyikapi hidup

Musa, penulis kitab Mazmur, hidup hingga 120 tahun. Ia melihat kematian sebagai hal yang tak terelakkan di dunia yang telah dikutuk karena dosa. Namun, ia tidak pesimis. Ia memohon supaya Allah mengajarinya menghitung hari demi hari supaya dapat beroleh “hati yang bijaksana”. Ia juga meminta supaya Allah menunjukkan kemuliaan-Nya kepada generasi yang akan datang (Mazmur 90:16). Begitulah cara Musa menghadapi realitas kematian, beberapa ribu tahun silam (Gloria.net/Dennis De Haan).

Seperti halnya judul artikel ini, bagaimana seseorang berusaha mencapai kesuksesan dalam hidup ini. Untuk hal tersebut sudah banyak dibuktikan dengan banyak data, yang memperlihatkan di dunia ini banyak orang yang mencapai sukses dalam banyak hal. Mulai dari Sukses sebagai pengumpul harta terbanyak, sukses sebagai penemu penelitian ilmiah, sukses berkuasa dalam jangka panjang, dan sebagainya.
Soal kesuksesan, Napoleon Hill menjabarkannya demikian:

  • Kesuksesan Anda sangat tergantung kepada banyaknya kemampuan Anda sendiri dalam memahami bidang pekerjaan secara spesifik.
  • Kesuksesan adalah orang yang mampu membuat keputusan tegas dan cepat setelah melihat semua fakta yang ada dengan teliti.
  • Kesuksesan bisa terjadi dalam hidup orang yang mempunyai sikap optimis, dan orang yang mempunyai intuisi tajam untuk mendapatkan peluang emas yang membawa kemujuran.

Meditasi untuk sehat, awet muda

Banyak orang yang sukses dalam berkarier, tetapi sedikit orang yang sukses mempertahankan dirinya terhadap penuaan, serta tetap hidup sehat menikmati kesuksesannya! Walaupun produsen kosmetik antipenuaan serta obat-obatan untuk tujuan yang sama sangat banyak macamnya, dan terjual dengan laris manis. Bahkan, para ilmuwan membuat terobosan baru, yaitu dengan mengubah gen pengendali penuaan, mereka yakin menjelang akhir abad ini mereka dapat memperpanjang batas rata-rata usia manusia hingga 100 tahun.

Ketika saya bertemu beberapa orang teman lama, mereka mengatakan—sebut saja namanya Rani—menjadi lebih muda dan memesona. Padahal, dulunya Rani adalah sosok yang menyedihkan, berwajah kusut, menderita sakit maag kronis, sering kena flu, dan sebagainya. Tentu saja Rani sangat senang mendapat pujian tersebut. Teman-temannya serta merta berebut minta diberitahu ke dokter kecantikan atau salon mana yang membuat Rani menjadi berubah sehat, cantik memesona.

Kala Rani membeberkan rahasia awet mudanya, ternyata semua teman yang mendengarnya menyatakan tidak percaya! Karena, Rani menerangkan bahwa ‘obat awet mudanya’, selain minum air putih yang cukup serta banyak mengonsumsi makanan seimbang, yang diperbanyak adalah menu buah dan sayurnya. Dan, yang terpenting adalah menambahkan dalam menu hidupnya dengan meditasi, yaitu menyehatkan dan menyeimbangkan pikiran. Menjauhkannya diri dari stres berkepanjangan yang menjadi faktor utama pencetus penuaan dini.

Ya, meditasi! Suatu keterampilan yang wajib dilatih dan dijadikan menu keseharian dalam menetralisir ketegangan hidup. Wadah-wadah meditasi saat ini berkembang dengan pesat di mana sarana, tempat, sasana, atau pedepokan untuk meditasi banyak dibentuk dan banyak orang merasakan hasilnya. Bahkan, artis dunia selevel Madona, setiap hari tidak pernah absen untuk melakukan Yoga sebagai salah satu bentuk meditasinya. Maka, hasilnya dunia melihat Madona menjadi sosok yang tetap cantik dan berstamina tinggi. Bukan saja Madona, tetapi banyak nama beken yang bermeditasi setiap hari untuk menjaga tubuh maupun pikirannya supaya tetap seimbang dan sehat serta membuatnya tampil memesona.

Seperti telah banyak diuraikan dalam artikel-artikel yang lain, bahwa seseorang dalam keadaan meditasi menjadi lebih sehat secara jiwa raga. Sebab, pada saat meditasi seluruh organ mengoptimalkan fungsinya. Berbeda jika seseorang dalam keadaan tegang (stres), maka organ menjadi lemah dan kanibal (memakan dirinya sendiri).

Seperti contoh seseorang yang dalam kondisi tegang (stres) karena banyak berpikir. Sehingga, asam lambungnya memproduksi secara berlebihan. Padahal, seseorang yang tegang tidak bisa makan dengan lahap dan nikmat. Maka, dalam kondisi perut kosong asam lambung mencerna dirinya sendiri. Dan, kita mengenalnya sebagai penderita sakit maag. Karena ada ketidakseimbangan kerja sama antarorgan yang sama-sama tegang. Tubuh pun akan menderita berbagai macam keluhan dan membuat kesehatan terganggu. Hal ini selengkapnya sudah dibahas dalam artikel “Maukah Sehat Dengan Gratis”.
Yang terpenting dalam hidup ini, orang bisa mencapai sukses dan tetap hidup untuk menikmatinya. Bukannya bisa mencapai sukses, tetapi kesuksesan materi membuat hidup tidak bahagia, dirundung banyak penyakit, dan kesepian di tengah keramaian. Hidup bukan untuk dipahami, tetapi untuk dinikmati dengan memaknai keberhargaannya. Salam.[lh]

Lianny Hendranata adalah penulis enam buku kesehatan, kolomnis harian Suara Pembaruan, majalah Wanita & Kesehatan, portal Okezone.com, dan majalah Indonesie yang terbit di Belanda. Selain itu, ia adalah seorang pembicara seminar, instruktur healing energy, trainer autohipnosis, konsultan kesehatan energi aura dan cakra, instruktur kesehatan dan kecantikan dengan metode Tai Chi, sekaligus Direktur Srikandi Internusa dan Inspiration Centre.

VN:F [1.6.9_936]
Rating: 7.0/10 (1 vote cast)
VN:F [1.6.9_936]
Rating: +1 (from 1 vote)

One Response to “Sukses Sekaligus Tetap Menikmati Hidup”

  1. maria saumi Says:

    wah bagus sekali..sy jg ingin tahu cara untuk menjadi sehat, cantik, sukses dan bijaksana…sepertinya ingin sekali kesempurnaan itu sy miliki…caranya?

    UN:F [1.6.9_936]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    UN:F [1.6.9_936]
    Rating: 0 (from 0 votes)

Leave a Reply

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

Motivasi Dunia

Motivasi Dunia

Kolomnis

<
Edy Zaqeus Eni Kusuma Avanti Fontana Alexandra Dewi Miranda Suryadjaja Sofa Nurdiyanti
Anang Y.B. Hartati Nurwijaya Aleysius H. Gondosari Sulmin Gumiri Relon Star Sri Budiastuti
Agus Riyanto Iftida Yasar Fida Abbott Ery Prasetyawan Tanenji Ingrid Gunawan
Maria Saumi Ely Susanti Agung Praptapa Putu Adnyana Fita Irnani Nathalia Sunaidi
M Sebastian Wijaya Abdul Muid Badrun Kak Sugeng Akhmad Sirodz Lisa Nuryanti Abidin Noor
Wuryanano Petriza Giovanni Amelia Devina Tri Wahyuni Endang Setyati Vina Tan
Lianny Hendranata Emmy Angdyani Erawati E. Setyo Hartono Fatma Kartika Sari Supandi Radinal Mukhtar Harahap
Sawali Tuhusetya Gatut Heru Susanto Effendi Budi P. Fajar S. Pramono Ade Asep Syarifuddin Melly Kiong
Guntur Novizal Ida Rosdiana Natapermadi Risfan Munir Sri Julianti Sawiji Farelhana Dewi Rhainy
Deni Kurniawan As’ari Johanes Ariffin Wijaya Indari Mastuti Enggar Kusumaningsiwi Daniel Kurniawan Sayuri Yosiana
A.A. Kunto A. Lina Kartasasmita K. Hanna Fransisca Wahidunnaba Yusuf Tantowi Dwiatmo Kartiko
Meta Sekar Puji Astuti M. Adi Prasetyo Abd. Basid Lily Choo Rina Dewi Lina Berny Gomulya
Zee Cardin M. Iqbal Dawami Sidik Nugroho Emmy Liana Dewi Ridwan Sumantri Dwiyana Apriandini
Andrew Abdi Setiawan Gobind Vasdhev J. I. Michell Suharli Yusnita Rifai Gagan Gartika

Check Google Page Rank

Buku Baru

Obrolan yang Bikin Kamu kaya

Judul: Obrolan yang Bikin Kamu kaya
Oleh: Don Gabor
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama, 2009
ISBN: 978-979-22-5073-2
Tebal: xviii + 380 hal

Jangan hanya membangun jejaring luas-berjejaringlah dengan cerdas!
Obrolan yang Bikin Kamu Kaya menyajikan pendekatan baru revolusioner pada topik berjejaring yang tak lekang waktu. Penulis buku laris dan pelatih komunikasi Don Gabor memperkenalkan Anda pada empat gaya berjejaring—Kopetetif, Supel, [...]

Full Story | February 24th, 2010

Best Viewed With Mozilla FireFox