Satu Gigitan Demi Satu Gigitan

rsOleh: Relon Star*

“Sukses besar merupakan akumulasi dari sukses-sukses kecil yang telah Anda hasilkan.”

~ Relon Star

Dalam sebuah kegiatan promo buku yang saya lakukan, hasil penjualan menunjukkan angka 23 persen dari audience yang hadir. Sebenarnya, angka itu mengejutkan saya karena sesungguhnya saya berharap lebih besar dari yang angka tersebut. Tahu apa yang saya lakukan? Saya terduduk lesu di kamar, karena target penjualan yang saya tetapkan tidak tercapai.

Keesokan hari seorang rekan menanyakan hasil penjualan buku perdana saya. Saya pun menjawab dengan tidak bersemangat. Namun, respon teman saya sungguh di luar dugaan. Ia mengatakan demikian, “Re, visi boleh besar… tetapi kamu harus merayakan kemenangan kecilmu.”

Kalimat tersebut merupakan kalimat yang singkat, tapi mampu menjungkirbalikkan semua keraguan saya untuk melanjutkan profesi sebagai penulis. Sederhana memang, tapi inilah rahasia yang membuat saya dapat bertahan hingga kini, bahkan sampai bisa menelurkan buku kedua, ketiga, dan seterusnya.

Banyak orang yang secara global mempunyai sasaran pencapaian yang sangat besar. Itu tidak salah! Namun, mereka lupa bahwa sasaran besar merupakan akumulasi dari lompatan-lompatan kecil yang ia hasilkan. Tanpa adanya lompatan kecil, sasaran yang besar tidak mungkin tercapai.

Saya tidak dapat membayangkan apa yang terjadi dengan hidup saya, jika saya patah semangat dan berhenti menulis hanya karena pikiran yang sempit mengenai bagaimana mencetak keberhasilan. Betapa bodohnya saya karena kehilangan kesempatan tesebut. Padahal, sukses dapat diraih secara bertahap. Sukses besar merupakan akumulasi dari sukses-sukses kecil yang kita hasilkan. Bahkan buku perdana saya dapat dicetak ulang karena diawali dengan penjualan 23 persen tersebut.

Cobalah merenungkan jawaban dari pertanyaan berikut ini, “Bagaimana cara memakan seekor gajah dewasa?” Dapatkah Anda menemukan solusinya? Mungkin Anda langsung saja putus asa karena membayangkan seekor gajah dewasa yang besar dengan bobot lebih dari lima ton dengan daging yang keras dan tak sedap untuk disantap. Pikiran ini tentu langsung saja menghentikan usaha Anda untuk mencari solusi dari tantangan ini.

Mau tahu jawabannya? Sederhana, “Satu gigitan demi satu gigitan.” Ya, masalah yang besar dan kompleks dapat diselesaikan secara bertahap. Hal ini juga dapat melatih kita untuk berpikir strategis. Sebab, langkah pertama dari berpikir strategis adalah menjabarkan suatu persoalan menjadi bagian-bagian yang dapat dikelola, sehingga Anda bisa lebih fokus secara efektif.

Ternyata untuk suatu pencapaian yang besar dibutuhkan konsistensi. Jangan pernah terpengaruh pada jumlah kecil di depan, namun terus dapat menggulirkan bola-bola salju kesuksesan di masa mendatang. Anda boleh saja memiliki sasaran pencapaian yang besar, tetapi jangan lupa merayakan setiap kemenangan kecil yang Anda raih. Tentunya sambil terus berusaha untuk mendapatkan hasil yang lebih besar. Anda hanya perlu bertahan sedikit lagi, karena hasil yang besar sudah menanti Anda.

Bagaimana Anda melakukannya tidaklah sepenting “pokoknya Anda melakukannya”. Anda dapat menguraikan suatu persoalan menurut fungsinya. Itulah yang dilakukan Henry Ford ketika ia menciptakan lini perakitan, dan itulah sebabnya ia mengatakan, “Tidak ada yang terlalu sulit kalau Anda uraikan menjadi tugas-tugas kecil.”

Sama seperti masalah yang besar dan kompleks dapat diselesaikan secara bertahap, demikian pula sukses yang besar dapat diraih lewat kemenangan-kemenangan kecil yang sudah Anda hasilkan. Jika kita langsung melihat pada goal akhir, akan kelihatan sangat besar. Namun, jika Anda menguraikan sedikit demi sedikit … akan kelihatan kecil dan Anda merasa mudah meraihnya. Robert Schuller menegaskan, “Yard demi yard, kehidupan ini sulit; tetapi inci demi inci, kehidupan ini mudah.

Sekarang bukan saatnya bagi Anda untuk mundur. Tetapi Anda hanya perlu bertahan. Sukses besar merupakan akumulasi dari sukses-sukses kecil. Selesaikan satu gigitan demi satu gigitan, dan bersiaplah untuk hasil yang besar![rs]

* Relon Star adalah seorang public speaker dan penulis buku (2008). Saat ini ia bekerja sama dengan Departemen Pemberdayaan Perempuan, aktif mengisi seminar-seminar serta penyuluhan di sekolah-sekolah mengenai bahaya narkoba. Relon dapat dihubungi melalui pos-el: relonstar[at]yahoo[dot]com.

VN:F [1.6.9_936]
Rating: 8.7/10 (3 votes cast)
VN:F [1.6.9_936]
Rating: 0 (from 0 votes)

4 Responses to “Satu Gigitan Demi Satu Gigitan”

  1. Puspita W Says:

    Menarik sekali, “Masalah yang besar dan kompleks dapat diselesaikan secara bertahap. Hal ini juga dapat melatih kita untuk berpikir strategis”

    Berpikir strategis, konsep berpikir baru bagi saya. Terima kasih pembelajarannya.

    UN:F [1.6.9_936]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    UN:F [1.6.9_936]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  2. agushandoko Says:

    Saya setuju banget.Keberhasilan kecil itu perlu dan perlu dirayakan.Berpikir akumulatif

    UN:F [1.6.9_936]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    UN:F [1.6.9_936]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  3. Relon Star Says:

    @Puspita
    Thankiuu puspita.Iya kita sama2 belajar
    spy tdk pantang menyerah! Salam

    UN:F [1.6.9_936]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    UN:F [1.6.9_936]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  4. Relon Star Says:

    @AGus HAndoko
    Yup! thanks for comment.

    UN:F [1.6.9_936]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    UN:F [1.6.9_936]
    Rating: 0 (from 0 votes)

Leave a Reply

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

Motivasi Dunia

Motivasi Dunia

Kolomnis

<
Edy Zaqeus Eni Kusuma Avanti Fontana Alexandra Dewi Miranda Suryadjaja Sofa Nurdiyanti
Anang Y.B. Hartati Nurwijaya Aleysius H. Gondosari Sulmin Gumiri Relon Star Sri Budiastuti
Agus Riyanto Iftida Yasar Fida Abbott Ery Prasetyawan Tanenji Ingrid Gunawan
Maria Saumi Ely Susanti Agung Praptapa Putu Adnyana Fita Irnani Nathalia Sunaidi
M Sebastian Wijaya Abdul Muid Badrun Kak Sugeng Akhmad Sirodz Lisa Nuryanti Abidin Noor
Wuryanano Petriza Giovanni Amelia Devina Tri Wahyuni Endang Setyati Vina Tan
Lianny Hendranata Emmy Angdyani Erawati E. Setyo Hartono Fatma Kartika Sari Supandi Radinal Mukhtar Harahap
Sawali Tuhusetya Gatut Heru Susanto Effendi Budi P. Fajar S. Pramono Ade Asep Syarifuddin Melly Kiong
Guntur Novizal Ida Rosdiana Natapermadi Risfan Munir Sri Julianti Sawiji Farelhana Dewi Rhainy
Deni Kurniawan As’ari Johanes Ariffin Wijaya Indari Mastuti Enggar Kusumaningsiwi Daniel Kurniawan Sayuri Yosiana
A.A. Kunto A. Lina Kartasasmita K. Hanna Fransisca Wahidunnaba Yusuf Tantowi Dwiatmo Kartiko
Meta Sekar Puji Astuti M. Adi Prasetyo Abd. Basid Lily Choo Rina Dewi Lina Berny Gomulya
Zee Cardin M. Iqbal Dawami Sidik Nugroho Emmy Liana Dewi Ridwan Sumantri Dwiyana Apriandini
Andrew Abdi Setiawan Gobind Vasdhev J. I. Michell Suharli Yusnita Rifai Gagan Gartika

Check Google Page Rank

Buku Baru

Obrolan yang Bikin Kamu kaya

Judul: Obrolan yang Bikin Kamu kaya
Oleh: Don Gabor
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama, 2009
ISBN: 978-979-22-5073-2
Tebal: xviii + 380 hal

Jangan hanya membangun jejaring luas-berjejaringlah dengan cerdas!
Obrolan yang Bikin Kamu Kaya menyajikan pendekatan baru revolusioner pada topik berjejaring yang tak lekang waktu. Penulis buku laris dan pelatih komunikasi Don Gabor memperkenalkan Anda pada empat gaya berjejaring—Kopetetif, Supel, [...]

Full Story | February 24th, 2010

Best Viewed With Mozilla FireFox