Menulis, Bernyanyi, dan Menggambar Mengembangkan Fungsi Otak
Editor | Kolom Tetap | February 2nd, 2010
Oleh: Aleysius H. Gondosari*
“Aktivitas-aktivitas kreatif ternyata dapat meningkatkan fungsi otak. Sebaliknya aktivitas yang tidak kreatif, menurunkan fungsi otak.”
~ Aleysius H. Gondosari
Otak merupakan organ tubuh pada elemen kelima Eter. Dari analisis Energi 5 Elemen, saya mendeteksi kenaikan dan penurunan energi yang berhubungan dengan fungsi otak, tergantung kepada aktivitas yang dilakukan.
Fungsi Otak pada Anak Usia Balita, SD, SMP, SMA, 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an:
Anak usia balita umumnya banyak aktivitas sehingga fungsi otaknya mencapai 20%. Ketika duduk di SD, kegiatan belajar lebih banyak menghafal. Hal ini menyebabkan fungsi otak menurun menjadi 10%. Ketika naik SMP, kegiatan belajar semakin banyak menghafal, sehingga fungsi otak turun lagi menjadi 5%. Selanjutnya, sewaktu naik SMA kegiatan belajar semakin monoton sehingga fungsi otak turun lagi menjadi hanya 2%. Sewaktu masuk universitas, fungsi otak turun lagi menjadi hanya 1%.
Pada usia 20-an, rata-rata orang hanya menggunakan 1% dari kapasitas otaknya. Pada usia 30-an otak hanya digunakan 1/2% saja. Pada usia 40-an fungsi otak semakin menurun menjadi hanya 1/4%. Ketika memasuki usia 50-an otak yang digunakan semakin menurun menjadi hanya 0,05% saja.
Mengobrol, Menggambar, Menyanyi, Bermain Alat Musik, Menulis
Mengobrol dapat meningkatkan fungsi otak sebanyak 2%. Menggambar atau melukis juga dapat meningkatkan fungsi otak sebanyak 2%. Bermain alat musik juga dapat meningkatkan fungsi otak sebanyak 2%. Menyanyi dapat meningkatkan fungsi otak sebanyak 5%. Sementara menulis sebuah tulisan pendek juga dapat meningkatkan fungsi otak sebanyak 5%. Dengan menulis sebuah buku, fungsi otak akan meningkat sebanyak 10% hingga 20%. Menulis buku setebal Laskar Pelangi atau buku setebal Harry Potter dapat meningkatkan fungsi otak sebanyak 20%. Jadi, bila Anda ingin meningkatkan fungsi otak Anda kembali, berlatihlah menggambar, menyanyi, atau menulis.
Menonton TV dan Mendengar Lagu
Menonton TV hanya membuat otak berfungsi 1%. Mendengar lagu tanpa ikut bernyanyi membuat otak berfungsi sebanyak 1%. Jadi, sebaiknya ketika mendengar lagu Anda juga ikut bernyanyi sehingga fungsi otak meningkat menjadi 5%.
Dalam tulisan sebelumnya, saya telah menulis tentang seorang nenek berumur 98 tahun yang masih sehat dan senang menyanyi karaoke. Juga ada seorang nenek berumur 93 tahun yang setiap malam mengajar cucunya bernyanyi. Salam Sehat Bahagia![ahg]
* Aleysius H. Gondosari adalah alumnus ITB tahun 1984, trainer bidang organisasi dan manajemen, penggemar fotografi, pengembang online business, dan sedang menulis buku tentang sehat secara alami dengan metode Energi 5 Elemen, yang juga dapat dilihat di www.5elemen.com. Aley tinggal di Jakarta dan dapat dihubungi melalui email: aleysiush[at]gmail[dot]com atau di nomor telepon: 0818116669.

February 4th, 2010 at 10:05 am
wah tulisan bapak sangat bermutu, dengan itu saya mendapat semangat baru untuk mengembangkan bakat saya ketiga-tiganya. selain ketiga kegiatan itu, ada kegiatan apa lagi yang dapat meningkatkan persentase otak pak. salam sukses pak!!
February 4th, 2010 at 11:16 pm
Terima kasih atas kunjungan dan komentarnya, Pak Nur.
Selain ketiga kegiatan tersebut, kegiatan yang bersifat kreatif dan memerlukan koordinasi juga dapat memicu fungsi otak, di antaranya adalah senam ringan dengan berbagai variasi gerakan, berdoa, dan bermeditasi.
Semoga bermanfaat untuk Bapak.
Salam Anda Luar Biasa!
aley
February 5th, 2010 at 8:09 pm
thanks pak untuk jawabannya. wah nambah ilmu lagi nih, semoga bermanfaat bagi yang membacanya. salam sukses kembali pak. ditunggu tulisan selanjutnya.
February 6th, 2010 at 11:21 am
Terima kasih kembali, Pak Nur.
Mudah-mudahan bermanfaat untuk Pak Nur dan pembaca lainnya.
Salam Anda Luar Biasa
February 16th, 2010 at 12:56 pm
Benar, kebanyakan manusia hanya memakai 5% dari seluruh kapasitas otaknya. Jika manusia memakai lebih dari 10 hingga 20% fungsi otaknya, maka kemampuan atau kwalitas hidupnya akan jauh meningkat.
February 18th, 2010 at 1:50 pm
Terima kasih atas kunjungan dan komentarnya, Pak David.
Iya, kelihatannya tanpa sadar kita cenderung terbawa oleh lingkungan untuk semakin sedikit menggunakan kapasitas otak kita.
Mudah-mudahan orang menyadarinya dan semakin rajin berpikir.
Salam Anda Luar Biasa!
February 23rd, 2010 at 7:31 pm
wah, bagus tulisannya pak. Trimakasih..terus terang saya sering melakukannya. tapi gk tau apakah kapasitas otak saya meningkat atau tidak.. saya mau tanya,otak kan terdiri dari dua bagian. kiri dan kanan yang memiliki fungsinya masing2. kapasitas otak bagian manakah yang meningkat ketika kita sering menggambar, bernyanyi, dan menulis?
February 24th, 2010 at 4:52 pm
Terima kasih atas kunjungan dan komentarnya, Mas Restu.
Tentu saja kalau sering melakukan, kapasitas dan fungsi otak akan meningkat, minimal 5%.
Otak kanan dan otak kiri kedua-duanya akan bekerja dan berkembang secara seimbang oleh aktivitas-aktivitas di atas. Jadi tidak perlu khawatir.
Berikut penjelasannya:
Elemen Bumi: Logika, angka-angka, kontrol, otak kiri berfungsi maksimal sampai 10%. Otak kanan = 0%
Elemen Air: Komunikasi, otak kiri = 0%, otak kanan maksimal 5%
Elemen Api: Motivasi, semangat, otak kiri = 0%, otak kanan maksimal 5%
Elemen Udara: Rasa keindahan, kemanusiaan, kreativitas, otak kiri 0%, otak kanan maksimal 10%.
Elemen Eter: konsentrasi, fokus, ide, konsep, otak kiri maksimal 5%, otak kanan maksimal 5%.
Aktivitas menulis, bernyanyi, dan menggambar akan mengaktifkan otak pada elemen Air, Api, Udara, dan Bumi secara seimbang.
Salam Anda Luar Biasa!
aley