Kalau Berdoa Jangan Ragu-Ragu!
Editor | Buku Pilihan | June 22nd, 2009
Oleh: Dewi Rhainy*
Setiap orang, agama apa pun yang dianutnya, pasti pernah berdoa. Kadang kala doa yang dipanjatkan kepada Tuhan, langsung terjawabkan, langsung dikabulkan. Tetapi ada juga orang – orang yang merasa doanya jarang sekali atau malah tidak terkabulkan. Sehingga, kemudian muncul pertanyaan-pertanyaan, kekecewaan, bahkan prasangka-prasangka buruk kepada Tuhan.
“Dan Dialah yang menjadikan kamu khalifah di muka bumi. Dan, Dia meningkatkan (meninggikan) sebagian kamu dari yang lain, beberapa tingkat karena Tuhan hendak menguji kamu, sampai di mana kamu mempergunakan dan memanfaatkan akal pikiranmu dan lain-lain nikmat, yang diberikan-Nya kepadamu.” (QS. Al – AnAam , 165)
Berdasarkan ayat Alquran ini, Wuryanano sang penulis buku Mengapa Doa Saya Selalu Dikabulkan (Gramedia Pustaka Utama, 2009) meyakinkan kita, bahwa Tuhan selalu berharap kesuksesan dan kebahagiaan buat semua orang di muka bumi ini. Tuhan tidak ingin kita hidup susah. Tuhan tidak mungkin hanya “iseng-iseng” atau hanya “uji coba” membuat manusia di muka bumi. Tuhan telah memberikan “komando” bahwa manusia harus dan wajib sukses, dan kita diberikan kebebasan untuk memilih. Dengan logika inilah penulis berusaha meyakinkan pembacanya bahwa semua orang pasti dikabulkan doanya.
Lalu, kenapa masih ada saja orang-orang yang sudah berdoa, berusaha sekuat tenaga, meminta kesuksesan, kekayaan, bahkan kesehatan buat diri atau keluarganya, tetapi malah mendapat hal-hal yang sebaliknya? Sukses dan bahagia yang tidak kunjung tiba atau sakit yang tidak sembuh-sembuh? Ternyata, doa tidak bisa hanya dilakukan begitu saja. Ada syarat-syarat yang harus dipenuhi sehingga doa-doa terkabulkan.
Wuryanano, penulis buku ini, merasa doa-doanya SELALU dikabulkan. Dan, melalui buku ini penulis mencoba berbagi pengalaman dan pengetahuannya tentang bagaimana cara Tuhan mengabulkan doa manusia.
Ide dasarnya sebenarnya cukup sederhana. Menurut penulis, setiap orang yang berdoa—dan semua doa sudah pasti memohon/meminta kebaikan, kesuksesan, kebahagiaan—pasti akan dikabulkan oleh Tuhan. Dan, semua doa akan terkabulkan jika semua orang yakin bahwa Tuhan memang mewajibkan kita untuk sukses atau bahagia. Lalu, setiap orang wajib untuk berusaha mewujudkan kesuksesannya, karena doa memang perlu dilanjutkan dengan tindakan nyata.
Buku ini mengajak kita untuk mengenal diri kita melalui konsep dasar nasib, memahami diri kita sendiri secara lebih baik, mengetahui “tempat” kita yang sebenarnya, dan menerima diri kita sepenuhnya. Buku ini juga mengajak kita untuk menentukan tujuan hidup kita dan membuat rencana-rencana pencapaian tujuan. Karena sesungguhnya, setiap orang berkuasa untuk menentukan pilihan hidup masing-masing. Dengan memahami diri kita sendiri, lalu kita berusaha selalu berpikiran positif. Maka sesungguhnya, doa atau harapan-harapan setiap manusia akan tercapai.
Lalu, mengapa ada doa yang tidak terkabulkan? Ketidakyakinan dan keraguanlah yang membuat sebuah doa tidak terkabulkan. Karena, keraguan itu sendiri juga sudah merupakan suatu doa.
Wuryanano, yang sebelumnya sudah menulis buku The Touch of Super Mind, Super Mind for Succesfull Life, dan The 21 Principles to Build and Developfighting Spirit, berusaha menyampaikan kepada pembaca bahwa kekuatan pikiran, baik positif maupun negatif, ternyata sangat berpengaruh terhadap terkabulnya suatu doa. Oleh karena itu, berdasarkan pengalaman pribadinya, disusunlah langkah langkah dan tahapan-tahapan—yang kemudian dituangkan ke dalam buku ini—sehingga diharapkan setelah membacanya setiap orang dapat mewujudkan doa-doanya.
Langkah-langkah seperti: jangan cuma percaya bahwa kita berkuasa atas kehidupan, bersyukur karena segala sesuatu pasti memiliki arti, mau berkorban, melakukan perbaikan diri, lalu mengevaluasi diri kembali, mengembangkan pikiran bahagia, menjaga keseimbangan ‘roda kehidupan’, selalu meluangkan waktu untuk berpikir, dan pikirkan hanya masa depan bukan masa lalu, merupakan langkah-langkah untuk menguasai kehidupan.
Setelah menguasai kehidupan, sentuhan Super Mind juga dapat membantu untuk bereaksi lebih cepat dan menyerap informasi lebih banyak. Pada akhirnya, hal tersebut dapat meningkatkan kemampuan berpikir sehingga akan lebih memudahkan kita dalam meraih dan mendapatkan keinginan atas pilihan-pilihan hidup kita sendiri.
Kesan lain adalah cover buku ini, yang dibuat tidak tegak seperti cover buku lain pada umumnya, ternyata membuat buku ini terlihat menarik.[dr]
* Dewi Rhainy lahir di Koln, Jerman Barat, pada 18 November 1970 dan alumnus Teknik Industri Universitas Trisakti, Jakarta. Ibu rumah tangga dengan dua orang putra-putri ini tinggal di Graha Pratama Blok V11 No.23, CitraRaya, Tangerang. Ia dapat dihubungi di pos-el: alauddino[at]yahoo[dot]com.
DATA BUKU
Judul : Mengapa Doa Saya Selalu Dikabulkan (Memahami Keajaiban Doa)
Penulis : Wuryanano
Penerbit : PT. Gramedia Pustaka Utama
Cetakan : Pertama (Maret 2009)
Tebal : 140 halaman
December 15th, 2010 at 9:13 pm
Salam…
Waw.. terima kasih Mbak Dewi Rhainy atas tulisan Resensi Buku Mengapa Doa Saya Selalu Dikabulkan ini.
Mohon maaf, baru sempat mampir di sini dan nulis komentarnya.
Salam Luar Biasa Prima dari Surabaya,
Wuryanano