Impian Sering Dianggap Gila
Editor | Kolom Lepas | September 29th, 2009
Oleh: Firman Erry Probo*
Ada sebuah kisah klasik tentang seorang kakek yang berkeinginan untuk memindahkan gunung yang cukup besar dan tinggi, dan akhirnya berhasil. Kakek tersebut mempunyai seorang anak perempuan yang sangat cantik. Ia tinggal di sisi sebelah barat dari gunung itu, tepatnya pada kaki gunung. Karena letak rumahnya seperti itu, setiap pagi rumah sang kakek tidak pernah mendapatkan sinar matahari. Sang kakek pun mulai mengeluh karena dinding rumahnya mulai ditumbuhi lumut.
Hari berlalu, sang kakek pun memiliki keinginan memindahkan gunung yang besar lagi tinggi itu agar rumahnya bisa menerima sinar matahari langsung. Ia pun mengambil cangkul dan mencangkul tanah dari gunung itu sedikit demi sedikit, kemudian dipindahkan ke tempat yang sesuai. Para tetangga sang kakek pun heran melihat kelakuannya sehingga mereka bertanya kepadanya.
“Wahai sang kakek, kenapa kakek mencangkul tanah itu? Padahal, tanah itu bukan lahan untuk pertanian…”
Sang kakek pun menjawab sambil mengusap keringat di dahinya, “Saya ingin sekali memindahkan gunung ini agar rumahku terkena sinar matahari pagi.”
Kontan jawaban sang kakek membuat para tetangganya tertawa karena tidak mungkin memindahkan gunung sebesar itu. Mereka berkata, “Hai kakek, apakah kakek sudah gila? Mau memindahkan gunung sebesar itu? Bagaimana mungkin?”
Sang kakek menjawabnya dengan senyuman dan berkata, “Apabila sisa umurku lima atau sepuluh tahun lagi, maka akan saya gunakan umurku itu untuk mencangkul tanah gunung ini semampuku. Dan ketika aku mati, maka akan ada yang melanjutkan usahaku yaitu anakku. Dan, apabila suatu saat nanti anakku mati maka anak dari anakku, yaitu cucuku, akan melanjutkan usaha ini. Dan, generasiku akan memindahkan sisanya dengan peralatan yang lebih canggih. Bukankah ini tidak mustahil bagi kita?” kata sang kakek sambil melanjutkan usahanya mencangkul gunung.
Para tetangga merasa penjelasan dari sang kakek masuk akal meski awalnya mereka menganggap idenya adalah ide gila. Mereka pun akhirnya ikut membantu usaha sang kakek untuk memindahkan gunung.
Singkat cerita, pada generasi kelima dari keturunan sang kakek, tidak tersisa lagi bekas gunung yang menutupi rumahnya. Bahkan, gunung tersebut kini berpindah dari tempat asalnya dan keturunan sang kakek beserta penduduk lainnya pun dapat menikmati sinar matahari pagi yang hangat. Itu semua berkat kegigihan sang kakek, dan itu berawal dari sebuah impian yang gila.
Anda pasti akan segera mengetahui makna yang terkandung dalam cerita di atas. Bahwa sesungguhnya impian yang besar sekalipun akan dapat diciptakan oleh Anda meskipun impian itu dianggap mustahil oleh orang lain. Tergantung bagaimana Anda melihat peluang dan besarnya keyakinan terhadap impian Anda itu.
Perlu kita ketahui bersama bahwa awalnya hampir semua ilmuwan besar yang terkenal sekarang ini, pada zamannya dianggap sebagai orang gila yang memimpikan hal-hal yang bersifat mustahil. Albert Einstein yang terkenal dengan teori relativitasnya pada saat masih kuliah dijuluki sebagai orang gila karena pemikirannya. Bahkan, dia dianggap sebagai anjing kampus saat itu. Namun, ia berhasil mengukur jumlah energi yang hilang dari matahari—yang saat itu masih dianggap mustahil untuk diukur. Karena, tidaklah mungkin seorang manusia dapat pergi ke matahari dan mengadakan penelitian di sana.
Berawal dari sebuah impianlah sekarang diciptakan pesawat terbang, lampu, telepon, mobil, komputer, dan lain-lain. Jadi, ciptakanlah impian Anda dan buktikan bahwa Anda patut mendapatkan apa yang Anda impikan. Seorang yang memiliki tipe pejuang tidak akan menyerah apabila lingkungan menganggap dia gila. Namun, ia menjadikan itu sebagai minyak yang membakar semangat untuk mencapai impiannya. Dengan semangat itu, sukses pasti akan Anda dapatkan.[fep]
* Firman Erry Probo lahir di Brebes 26 Februari 1986, dan mendapatkan gelar rofesi apoteker dari Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta. Sewaktu kuliah memiliki berbagai macam pengalaman organisasi kemahasiswaan, sebagai apoteker, trainer, pengusaha alat dan bahan kimia, dan sedang menyusun buku motivasi. Bisa dihubungi di nomor HP: 08985162360, pos-el: firmandahsyat[at]gmail[dot]com, blog: firmansukses.blogspot.com.
October 1st, 2009 at 10:23 am
bagus.. jadi inspirasi. tetep semangat…
October 7th, 2009 at 9:56 pm
Semangat!!!
Ttp semangat nulisnya pak.
Semoga Ilmu anda Barokah pak. Probo