Hanacaraka
Editor | Buku Baru | June 22nd, 2009

Judul: Hanacaraka—Untuk Senam Otak, Kreativitas, dan Rehabilitasi Saraf
Penulis: dr. Arman Yurisaldi Saleh, SpS
Penerbit: Ref Publisher, Jakarta, (tanpa tahun terbit)
Isi: viii + 74 halaman
ISBN: 978-979-19775-0-0
Hanacaraka adalah huruf Jawa, yang bukan hanya mengandung unsur keindahan, namun lebih dari itu—berdasarkan logika berbasis ilmu kedokteran saraf—ternyata juga dapat mengaktifkan bagian-bagian otak manusia secara spesifik.
Penulis buku ini, dokter Arman Yurisaldi Saleh, Sp.S., adalah seorang yang sangat mencintai budaya Jawa adiluhung. Ia adalah seorang dokter spesialis saraf yang mengembangkan senam otak dan rehabilitasi saraf dengan unsur seni budaya Jawa adilihung berbasis kajian dan analisis ilmiah.
Hanacaraka tidak hanya dapat digunakan untuk memelihara fungsi otak, namun juga dapat merangsang timbulnya ide-ide kreatif otak kanan.
Info penerbit: Ref Publisher, telepon: 021-83038013/8313914-15, faksimili: 021-8313057.

June 23rd, 2009 at 1:50 pm
jujur ya dr. arman
kebetulan kita belum baca bukunya nih!! tapi berdasarkan resensi yang diatas kami dapat mengambil kesimpulan bahwasannya buku ini menarik. dikarenakan selain dari judul buku yang menyadur dari kebudayaan terminasi jawa dan didalam buku tersebut ternyata mengorek fungsi kesenian dan budaya dengan koneksifitas kesehatan daya pikir (otak)…. buku ini jenius
hehehehe… jadi mau beli nih
June 23rd, 2009 at 2:19 pm
Buku Hancaraka merupakan suatu penggalian budaya jawa dengan kombinasi ilmu kedokteran modern.
Sangat inovatif,, ditengah serbuan ilmu-ilmu kedokteran dari barat/eropa…
Salut ….
June 23rd, 2009 at 2:44 pm
Mantap.. 4 buku yang lainnya?.. Novelnya?
June 23rd, 2009 at 4:06 pm
Kang Mas Arman memang pejuang budaya Jawa sejati, tak perlu banyak bicara, namun banyak karya. Love u kang mas…
June 23rd, 2009 at 9:31 pm
Ternyata penulisnya bisa melihat yang orang lain tidak melihat. Hidup ARMAN !!!!!!
June 24th, 2009 at 7:53 am
Man bagi2 dong bukunya, masak udah punya 4, belum pernah dikirim ke aku. Keliatannya bukumu itu menarik. Bravo Man.
June 24th, 2009 at 10:52 am
Di jaman modern ini sedikit sekali orang yang peduli pada budaya leluhurnya, dr. Arman adalah salah satu dari yang sedikit itu. Gagasannya untuk memelihara fungsi otak bahkan merangsang kreatifitas otak melalui senam otak yang digali dari perspektif budaya jawa adalah ide yang sangat kreatif.
June 24th, 2009 at 12:45 pm
yah, Man…semoga bisa terus jadi manusia yang bermanfaat di bumi ini, amin….
June 24th, 2009 at 3:01 pm
saya memang belum membaca buku ini, ketika saya masih duduk di bangku SD saya selalu meraih nilai tertinggi dikelas untuk pelajaran bahasa jawa, ketika dewasa bahasa jawa sudah tidak masuk dalam kurikulum sekolah. Saya sempat merasa kecewa. jadi buku ini rasanya sangat cocok untuk kita yang sudah lama tidak membaca atau tidak pernah mengenal huruf2 jawa, selain itu apa salahnya jika kita melakukan “senam otak”?? pasti banyak manfaatnya..
June 24th, 2009 at 3:39 pm
Yang pasti buku ini bisa memberi inspirasi buat ibuku tercinta…
Semoga lekas sembuh….
Makasih ya Dok atas inovasi tulisannya…
Kutunggu buku2 selanjutnya…
June 29th, 2009 at 3:46 pm
Orang India dan Thailand masih memakai huruf hanacaraka, saya sendiri belum bisa membacanya…, ini kesempatan saya untuk mulai belajar dan menggunakannya sekaligus senam otak…untuk mengoptimalkan kecerdasan saya…terima kasih…, dimana saya bisa mendapatkan bukunya