Bagaimana Awam Pun Bisa Jadi Ahli Ekonomi?

sjOleh: Sri Julianti*

Apakah Anda pernah bertanya-tanya mengapa kesenjangan antara negara kaya dan negera miskin begitu lebar? Atau, mengapa harga kopi di kafe sangat mahal? Mengapa Anda tidak mungkin mendapat mobil bekas yang benar-benar bagus?

Sebagai Detektif Ekonomi, Tim Harford si penulis buku ini menyelidiki mengapa semua hal itu terjadi dan siapa yang diuntungkan dalam setiap kasus. Orang ekonomi dapat memberi tahu pembaca siapa mendapatkan apa, bagaimana, dan mengapa. Penulis buku ini berharap, setelah membaca buku ini, pembaca akan mampu melihat hal yang sama seperti seorang ekonom.

Buku ini terdiri dari 10 bab dan masing-masing bab menceritakan kasus yang berbeda. Tetapi, kesemua bab masih saling berhubungan sesuai dengan ilmu ekonomi yang mendasarinya. Inilah keunggulan penulisnya dalam menceritakan kasus-kasus dan menghubungkan setiap kasus dengan dasar teori dan dasar teori yang sama digunakan juga pada kasus lainnya.

Misalnya tentang kasus kopi di kafe yang harganya bervariasi, lokasi yang menguasai kelangkaan, dan petani kopi yang tak kunjung makmur. Rasa kopi dan topping yang berbeda menyebabkan perbedaan harga yang mencolok untuk pembeli yang tidak peduli soal harga. Dan, masih banyak contoh lainnya.

Penulis menyinggung soal dampak perdagangan bebas pada lingkungan, apa yang membuat Kamerun dan negara miskin lainnya tetap miskin, juga bagaimana bangsa China mengalami bencana kelaparan di zaman Mao, serta bagaimana Deng mereformasi pertaniaan dan perdaganan di China hanya dalam 5 tahun. Alhasil, China yang awalnya lebih miskin dari Kamerun, kemudian berubah menjadi negara yang makmur. Semua kasus ini dibahas dengan bahasa yang enak, lancar, dan menyenangkan.

Penulis pun berkali-kali menekankan “dunia kejujuran”. Dalam setiap kasus, di mana ada dunia kejujuran, di situ selalu diikuti dengan keberhasilan. Termasuk yang terjadi di China. Tanpa dunia kejujuran (korupsi, penguasa membohongi rakyat dan penyumbang dana, tidak peduli tentang rakyatnya) yang terjadi hanyalah bencana. Dan, itu yang terjadi di Kamerun, China, maupun negara miskin lainnya.

Sesuai dengan judulnya “Siapa yang Menjadi Kaya Berkat Kopi Anda?”, bab pertama buku ini membahas tuntas tentang kopi dan cara bisnis yang menguntungkan. Dengan contoh-contoh yang jelas dan lugas, penulis menceritakan tentang faktor kelangkaan dan bagaimana kedai tersebut menentukan harga kopinya. Kasus kopi ini dibandingkan dengan sewa pertanian dan bank. Dikatakan oleh penulis, bahwa perusahaan dengan persaingan yang ketat akan memperoleh laba lebih sedikit daripada sebuah perusahaan yang bersaing dengan lawan yang tidak kompeten.

Juga di ceritakan tentang perusahaan yang untungnya tinggi bukan pertanda bahwa konsumen diperas habis-habisan. Tidak ada orang yang merampok atau dirampok. Diceritakan juga mengenai minyak bumi dan trade union di kalangan pekerja pabrik, identik dengan asosiasi profesi di kalangan profesional seperti dokter, pengacara, dll. Tujuan trade union maupun asosiasi sama juga adalah mencegah para pekerja (para profesional) saling bersaing untuk mendapatkan pekerjaan, sehingga menurunkan tingkat upah dan kesejahteraan.

Pada bab lain penulis menceritakan Starbuck Cafe yang menjual macam-macam kopi dengan harga yang sangat berbeda, dan hanya dengan topping atau rasa yang sedikit berbeda. Dengan demikian, Starbuck dapat memanfaatkan pelanggan yang tidak begitu peduli soal harga. ”Starbuck tidak mempunyai cara yang sempurna untuk mengidentifikasi pelanggan-pelanggan yang royal. Maka, cuma berharap ada pelangan yang bersedia gantung diri dengan menyediakan tali-tali tambang mewah yang boleh mereka pilih.”

Dalam membahas soal lingkungan, penulis dengan berani menyinggung pecinta lingkungan yang tidak mampu menguraikan dampak sebuah keputusan sehari-hari terhadap lingkungan. Mana yang lebih buruk, popok bayi sekali pakai (yang membuat tempat penimbunan sampah penuh) atau popok bayi yang dapat dicuci (dengan proses pencucian menggunakan listrik dan melepaskan deterjen yang juga bahan pencemar)? Sulit menentukan pilihan yang tepat.

Hal asuransi kesehatan pun dibahas dalam buku ini. Asuransi kesehatan penting dan produk berharga, karena penyakit sangat tidak dapat di ramalkan dan kadang-kadang menghabiskan biaya. Perusahaan asuransi kesehatan menghadapi sebuah situasi yang mendasar: Tidak tahu berapa besar biaya yang harus disediakan untuk membayar klaim setiap pelanggan. Dan, andai mereka tidak dapat menghitung dengan ketepatan lebih tinggi daripada yang dilakukan nasabah, mereka akan gulung tikar akibat klain-klaim yang diajukan. Sebuah polis asuransi bergantung pada saling ketidaktahuan. Jika kita dapat meramalkan masa depan, asuransi menjadi tidak bermakna. Karena itu, setiap kemajuan dalam ilmu kedokteran mendorong mundur batas-batas ketidaktahuan, entah bagi perusahaan asuransi, pihak yang diasuransikan atau keduanya, akan melemahkan dasar-dasar bisnis asuransi.

Buku ini termasuk buku yang amat sangat lengkap baik dari sisi teori maupun kasus yang dibahas. Bahasanya enak dan lancar disertai pertanyaan-pertanyaan yang menggelitik sehingga pembaca tidak dapat melepasakan bab-bab selanjutnya. Buku ini sangat unggul dalam pembahasan kasus yang di ceritakan dengan bahasa yang sederhana. Semua teori dan referensi pakar ekonom dikaitkan dalam setiap bahasan sehingga memudahkan pembaca untuk mengerti tentang kasus tersebut.

Secara keseluruhan buku ini sangat bagus untuk dibaca, baik oleh orang awam, ibu rumah tangga, ekonom, maupun pemimpin perusahaan supaya mereka dapat mengerti dan memahami praktek ekonomi sehari-hari, dari mulai kopi, supermarket, sampai globalisasi. Buku ini juga membuka wawasan pembaca tentang lingkungan, pembatasan perdagangan, dll. Tujuan penulis agar pembaca dapat melihat hal yang sama seperti ekonom setelah membaca buku ini, agaknya tercapai, bila pembaca betul-betul mengerti tentang bahasan kasusnya.

Penulis juga menunjukkan dengan jelas mengapa teori yang satu berhasil untuk kasus tertentu, sedangkan teori lainnya tidak. Pembaca akan merasakan sangat tertarik membaca bab per bab dan kasus per kasus, dan tanpa terasa sudah menyelesaikan seluruh babnya. Saya juga kagum kepada alih bahasa yang telah menggunakan bahasa terjemahan yang enak dibaca dan mencoba mengungkapkan maksud penulis dengan bahasa Indonesia yang dimengerti oleh pembaca.[sj]

* Sri Julianti adalah konsultan packaging yang sudah malang melintang di dunia packaging selama 25 tahun lebih. Saat ini, ia sedang menuliskan pengalamannya dalam sebuah buku tentang strategi dan seni kemasan. Ia dapat dihubungi melalui pos-el : julipackaging[at]yahoo[dot]com.
bk-det-ekoDATA BUKU

Judul Buku: Detektif Ekonomi

Penulis: Tim Harford

Alih Bahasa: Alex Tri Kantjono Widodo

Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama

ISBN : 978-979-22-4784-8

Tebal : xi + 398 hal

Ukuran : 13.5 x 20 cm

VN:F [1.6.9_936]
Rating: 6.0/10 (3 votes cast)
VN:F [1.6.9_936]
Rating: 0 (from 0 votes)

Leave a Reply

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

Motivasi Dunia

Motivasi Dunia

Kolomnis

<
Edy Zaqeus Eni Kusuma Avanti Fontana Alexandra Dewi Miranda Suryadjaja Sofa Nurdiyanti
Anang Y.B. Hartati Nurwijaya Aleysius H. Gondosari Sulmin Gumiri Relon Star Sri Budiastuti
Agus Riyanto Iftida Yasar Fida Abbott Ery Prasetyawan Tanenji Ingrid Gunawan
Maria Saumi Ely Susanti Agung Praptapa Putu Adnyana Fita Irnani Nathalia Sunaidi
M Sebastian Wijaya Abdul Muid Badrun Kak Sugeng Akhmad Sirodz Lisa Nuryanti Abidin Noor
Wuryanano Petriza Giovanni Amelia Devina Tri Wahyuni Endang Setyati Vina Tan
Lianny Hendranata Emmy Angdyani Erawati E. Setyo Hartono Fatma Kartika Sari Supandi Radinal Mukhtar Harahap
Sawali Tuhusetya Gatut Heru Susanto Effendi Budi P. Fajar S. Pramono Ade Asep Syarifuddin Melly Kiong
Guntur Novizal Ida Rosdiana Natapermadi Risfan Munir Sri Julianti Sawiji Farelhana Dewi Rhainy
Deni Kurniawan As’ari Johanes Ariffin Wijaya Indari Mastuti Enggar Kusumaningsiwi Daniel Kurniawan Sayuri Yosiana
A.A. Kunto A. Lina Kartasasmita K. Hanna Fransisca Wahidunnaba Yusuf Tantowi Dwiatmo Kartiko
Meta Sekar Puji Astuti M. Adi Prasetyo Abd. Basid Lily Choo Rina Dewi Lina Berny Gomulya
Zee Cardin M. Iqbal Dawami Sidik Nugroho Emmy Liana Dewi Ridwan Sumantri Dwiyana Apriandini
Andrew Abdi Setiawan Gobind Vasdhev J. I. Michell Suharli Yusnita Rifai Gagan Gartika

Check Google Page Rank

Buku Baru

Obrolan yang Bikin Kamu kaya

Judul: Obrolan yang Bikin Kamu kaya
Oleh: Don Gabor
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama, 2009
ISBN: 978-979-22-5073-2
Tebal: xviii + 380 hal

Jangan hanya membangun jejaring luas-berjejaringlah dengan cerdas!
Obrolan yang Bikin Kamu Kaya menyajikan pendekatan baru revolusioner pada topik berjejaring yang tak lekang waktu. Penulis buku laris dan pelatih komunikasi Don Gabor memperkenalkan Anda pada empat gaya berjejaring—Kopetetif, Supel, [...]

Full Story | February 24th, 2010

Best Viewed With Mozilla FireFox